Figur  

Mengabdi untuk Jadi Pelopor Trigatra Bangun Bahasa

Rima Arvisya Nathania Putri
Rima Arvisya Nathania Putri. (ISTIMEWA/JOGLO JOGJA)

SEBUAH perjuangan dibutuhkan oleh setiap individu dalam menggapai impian. Seperti yang dilakukan Rima Arvisya Nathania Putri, mahasiswa Fakultas Biologi UGM. Untuk mewujudkan impiannya sejak duduk di bangku SMA, yakni menjadi finalis dalam Kompetisi Pemilihan Duta Bahasa DIY, dirinya melakukan berbagai usaha.

Rima menceritakan, saat duduk di bangku SD, dirinya pernah mengikuti kompetisi bahasa dan sastra. Berbekal pengalamannya itu, dia kemudian terus mengasah kemampuannya hingga bisa menjadi salah satu finalis dalam Kompetisi Pemilihan Duta Bahasa DIY.

Dikatakan bahwa Pemilihan Duta Bahasa DIY diikuti oleh 70 orang. Dari total keseluruhan peserta, kemudian diseleksi dan diambil 20 finalis yang terdiri dari 10 putra dan 10 putri. Dirinya berhasil lolos melalui seleksi wawancara, meliputi latar belakang, kemampuan berbahasa inggris, hingga bakat.

Baca juga:  Temukan Kepercayaan Diri lewat Sosmed

“Para peserta yang masuk finalis akan masuk ke tahap pembekalan dan penilaian tahap final. Finalis juga otomatis akan tergabung dalam Ikatan Duta Bahasa DIY dan mengabdi selama satu tahun ke depan. Saya senang menjadi duta bahasa karena ini adalah impian saya sejak SMA” ungkapnya, belum lama ini.

Dengan terpilihnya menjadi finalis Duta Bahasa DIY, Rima berharap bisa berkontribusi dalam mencerdaskan generasi bangsa melalui bahasa. “Duta Bahasa dapat mewadahi saya untuk menyalurkan pemahaman terkait pentingnya bahasa. Duta Bahasa juga menjadi wadah saya dalam mengabdi bagi masyarakat untuk menjadi pelopor dalam menggaungkan Trigatra Bangun Bahasa,” ucapnya.

Baca juga:  Tekuni Dunia Dansa, Catherine Jadi Guru sejak SMP

Rima mengaku akan menularkan ilmu dan kecakapan yang diperoleh ke orang lain melalui berbagai komunitas maupun forum. Dirinya juga berkomitmen untuk terus melestarikan budaya melalui partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan.

“Saya tidak ingin, ilmu dan pengalaman ini berhenti pada saya. Saya ingin berdampak kepada masyarakat, khususnya dalam wujud abdi bahasa, jaga bahasa, dan niaga bahasa,” pungkasnya. (riz/abd)