Kudus  

Rp 3 Miliar Digelontorkan untuk Perbaikan Stadion Wergu Wetan Kudus

REBUT: Tampak Pemain Persiku Kudus sedang bermain di Stadion Wergu Wetan, belum lama ini. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus akan mengusulkan perbaikan Stadion Wergu Wetan dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Perubahan 2024. Diperkirakan anggaran yang digelontorkan untuk perbaikan kurang lebih sebesar Rp 3 miliar.

Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Muhammad Hasan Chabibie menjelaskan, sejumlah anggaran tersebut akan digunakan untuk bermacam hal. Mulai dari perbaikan sarana prasarana, ruang ganti pemain, toilet, dan lainnya.

Dirinya menyampaikan, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kudus kini sedang menghitung berapa persisnya anggaran yang dibutuhkan. Termasuk mengundang tim konsultan yang tahu persis terkait perbaikan stadion. Namun tetap mempertimbangkan waktu.

Baca juga:  Tingkatkan Kualitas, DBHCHT Bantu Pengadaan Ambulans dan Obat-obatan

“Jangan sampai kita menganggarkan tapi tidak terpakai karena macam-macam. Yang jelas, anggaran (APBD Perubahan) 2024 kita masukkan, di APBD 2025 juga kita anggarkan lagi,” tukasnya.

Hal ini dilakukan sebagai upaya dukungan pemerintah kepada tim sepak bola kebanggaan warga Kudus dalam berlaga di Liga 2. Terlebih harapan semua warga, menginginkan Persiku tidak hanya mampir sebentar di Liga 2, tetapi bisa lebih baik lagi bahkan mampu promosi ke Liga 1.

“Siapa tahu nanti di  2025, kita (Persiku) bisa survive lebih bagus. Jadi paralel kita (Pemkab) lakukan perbaikan,” katanya.

Baca juga:  BPPKAD Berlakukan Bebas PBB Hingga Agustus

Dalam perbaikan stadion ini, Hasan tidak menutup kemungkinan menjalin komunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk perencanaan di 2025. Apakah melalui jalur formal dengan pengajuan oleh Dinas PUPR maupun DPRD Kudus, atau melalui jalur relasi. Karena Hasan mengenal dekat Menteri PUPR.

Hasan tidak mempermasalahkan tentang hal tersebut. Sebab menurutnya, itu hanya perihal cara semata.

“Mana yang bisa memberikan manfaat bagi teman-teman di Kudus, itu akan kita maksimalkan. Yang penting penerimaan manfaat di Kabupaten Kudus kita maksimal,” pungkasnya. (adm/fat)