Jepara  

Pj Bupati Perintahkan Kepala Desa Hingga Puskesmas Intervensi Stunting

RAMAH: Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta menyapa anak dan orangtuanya saat peluncuran Integritas Layanan Primer (ILP) dan Gerakan Intervensi Stunting serentak di Lapangan Pantai Kartini, Jepara, Jum’at (14/6/2024). (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Sebagai upaya untuk menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta secara resmi meluncurkan Integritas Layanan Primer (ILP) dan Gerakan Intervensi Stunting serentak di Kabupaten Jepara, Jum’at (14/6/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan Pantai Kartini itu menjadi salah satu gerakan dari Pemerintah Kabupaten untuk terus mengingatkan kepada masyarakat akan pentingnya pemahaman mengenai stunting.

Terdapat pula pos pelayanan pengecekan kesehatan dan pemberian asupan gizi guna mencegah stunting bagi ibu hamil dan balita.

Baca juga:  KPU Jepara Adakan Simulasi Pemadam Kebakaran

“Ini lumayan serius, kemarin kita penilaian di Kemendagri saya ditanya mengenai stunting. Dan kita naik 0,07 persen dari 16,02 persen menjadi 16,09 persen. Dengan itu, saya minta kepada para Camat, Kepala Desa, dan Kepala Puskesmas untuk mengintervensi stunting di Kabupaten Jepara,” jelas Edy Supriyanta saat membuka acara.

Menurutnya, kenaikan angka tersebut disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat. Utamanya para orang tua yang sibuk bekerja. Mereka, menitipkan anak pada orang lain. Sehingga, pola asuh yang salah menjadikan balita tidak dapat tumbuh berkembang dengan baik.

Baca juga:  Satpol PP Jepara Turunkan Baliho yang Langgar Aturan

Edy menambahkan bahwa dari 183 desa dan 11 kelurahan. Hanya ada 6 desa yang masuk kategori bebas stunting, sedangkan 67 desa lain yang mencapai target kasus stunting baru 5 persen.

“Saya minta yang 67 desa ini bisa digenjot betul. Ajak stakeholder terkait, seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk mengintervensi dengan memberikan tambahan susu. Pastikan susunya ini diminum oleh balita,” tegasnya.

Lebih lanjut, dirinya akan memantau angka pravelansi stunting hingga akhir tahun nanti. Oleh karenanya, dia berharap agar angka stunting semakin menurun dan tidak ada kasus stunting baru.

Baca juga:  24 Desa di Jepara Tercatat Sebagai Desa Wisata

“Saya minta dinas terkait bisa memberikan pendampingan kepada calon pengantin dan ibu hamil,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Jepara menyerahkan bantuan armada kesehatan atau Ambulance kepada Puskesman Batealit, Puskesmas Mayong I, dan Puskesmas Keling II.

Turut hadir mendampingi Wakapolres Jepara Kompol Indra Jaya Syafputra mewakili Kapolres Jepara, Komandan Staf Kodim 0719/Jepara Mayor Arm Syarifudin Widianto mewakili Komandan Kodim 0719/Jepara, Kepala Pengadilan Negeri Jepara Rightmen Ms Situmorang, perwakilan Pengadilan Agama Jepara, serta pimpinan perangkat daerah terkait. (cr4/gih)