Ketahui 4 Bulan Haram yang Dimuliakan

JELASKAN: Ketua Umum DMI Kabupaten Rembang, Mustofa menyampaikan 4 bulan haram yang dimuliakan saat ditemui di kantor Baznas, belum lama ini. (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

REMBANG, Joglo Jateng – Bulan haram dalam Islam disebut juga sebagai bulan suci. Bulan-bulan yang dimuliakan telah tercantum dalam surat At-Taubah ayat 36 yang menjelaskan tentang empat bulan haram yang dimuliakan. Diantaranya bulan Dzulqa Dah, bulan Dzulhijjah, bulan Muharram, dan bulan Rajab.

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasannya Allah beserta orang-orang yang bertakwa,” sebagaimana dijelaskan surat At-Taubah ayat 36.

Baca juga:  Retribusi Pasar Tradisional di Rembang Capai 24 Persen

Menurut Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Rembang, Mustofa menjelaskan, masing-masing bulan tersebut dianjurkan untuk melakukan amal-amal kebaikan seperti dibulan Dzulhijjah seperti melakukan sholat, sedekah, membaca Alquran, dan amalan saleh lainnya. Selanjutnya, ketika bulan Muharram tiba, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunah.

“Dibulan Dzulhijjah seperti ini, dibarengi dengan hari Raya Idul Adha, sehingga kita bisa melaksanakan ibadah dengan maksimal. Semoga senantiasa mendapatkan pahala yang berlipat ganda,” ujarnya saat ditemui di kantor Baznas, beberapa waktu lalu.

Selanjutnya, dibulan Dzulqa Dah ditandai dengan melaksanakan ibadah haji secara bersama-sama. Kemudian, di bulan Rajab dianjurkan untuk berpuasa untuk mengharapkan ridha dan dilancarkan segala urusan.

Baca juga:  Kader ILP Usulkan Sarana Kesehatan Desa Sendangmulyo

“Orang-orang dianjurkan untuk berbuat baik, maka pahalanya akan dilipatgandakan. Begitu dengan sebaliknya, apabila melakukan maksiat, dosa yang ditanggung juga berlipat gandakan. Maka, bulan-bulan yang dimuliakan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Lebih lanjut, dia juga menyebutkan empat bulan haram tersebut dijelaskan juga dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim dalam satu tahun ada dua belas bulan. Ada empat bulan haram yang dimuliakan, tiga bulan yang berurutan, yaitu Dzulqa dah, Zulhijah, dan Muharam. Kemudian Rajab yang berada di antara Jumadil dan Syaban.

“Mengerjakan amalan di empat bulan haram dinilai lebih afdhal dibandingkan berjihad,” tukasnya. (cr3/fat)