Kudus  

Empat Jemaah Haji Asal Kudus Dapat Perawatan Intensif

KUDUS, Joglo Jateng – Ribuan umat muslim asal Kabupaten Kudus hingga kini telah melaksanakan rangkaian ibadah haji, yaitu puncak haji 2024 di Arafah, Muzdalifah dan Mina. Jemaah asal Kudus dikabarkan masih utuh dan hanya empat orang yang mendapatkan perawatan khusus.

Plh Kasi Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Kudus, Shony Wardana, menjelaskan,  lima kloter jemaah haji asal Kudus, yaitu kloter 68, 69, 70, 71 dan 72 dalam kondisi sehat. Hanya saja di kloter 69 terdapat 3 orang yang sakit ditambah 1 orang dari kloter 70.

Baca juga:  Proklim Desa Kajar Komitmen Jaga Sumber Mata Air

“Sedangkan di kloter lainnya alhamdulillah para jemaah sehat semua. Sehingga bisa mengikuti puncak haji. Sebab para petugas selalu memastikan kondisi para jemaah haji, dengan memberikan imbauan untuk menghadapi cuaca panas,” jelasnya kepada Joglo Jateng

Shony menuturkan, jemaah haji yang sedang sakit dilakukan perawatan sejak melaksanakan rangkaian puncak haji. Akan tetapi, mereka tetap bisa mengikuti puncak haji di Arafah menggunakan ambulan.

“Para jemaah mungkin kurang minum dan persiapan diri. Selain permasalahan cuaca, semua rangkaian puncak haji sudah berjalan dengan lancar dan aman,” tuturnya.

Baca juga:  PEKA Muria Genap Setahun Jaga Ekosistem Biodiversity Hutan

Ia menambahkan, bagi jemaah yang kurang sehat atau jamaah murur pada kegiatan lontar dibadalkan atau diganti kepada para pendamping.

“Saat ini Jemaah sudah berada di Mina usai dua malam mabid di Muzdalifah,” imbuhnya.

Pihaknya berpesan agar para jemaah haji selalu menjaga kesehatan. Dengan mengikuti arahan dari Dinas Kesehatan maupun dokter di sana.

“Apalagi cuaca panas harus minum sesering mungkin untuk mengurangi dehidrasi. Makanan yang disediakan pun harus dimakan karena itu sumber tenaga,” pesannya. (cr1/fat)