Iduladha, Wujud Ukhuwah Islamiyah

JAGAL: Masyarakat saat bekerja sama menyembelih hewan kurban di halaman Masjid Al Kariim, Pogung Lor, Sinduadi, Mlati, belum lama ini. (RIZKY ADRI KURNIADHANI/JOGLO JOGJA)

MASYARAKAT muslim sangat antusias dalam peringatan Iduladha 1445 H yang jatuh 17 Juni. Peringatan Iduladha kali ini diharapkan dapat menjadi Ukhuwah Islamiyah antar sesama. Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan, tahun ini di Sleman kurang lebih ada 6.000 sapi dan belasan ribu ekor kambing yang dijadikan kurban.

Ketua Takmir Masjid Al Kariim Hery Sasongko mengatakan, tahun ini di Masjid Al Kariim menyembelih hewan kurban 17 sapi dan 20 kambing. Semua penyembelihan dan pendistribusian dilakukan secara mandiri oleh seluruh warga, sehingga kesejahteraan umat terpenuhi.

Baca juga:  Polda: Kejahatan Jalanan di DIY Turun Drastis

“Daging itu dibagikan kepada 1.887 masyarakat Pogung Lor. Itu sudah termasuk di dalamnya mahasiswa dan pendatang yang berjumlah kurang lebih 230 orang. Selain itu, juga disalurkan di beberapa pondok pesantren, masjid, panti asuhan di Gunung Kidul, Kulon Progo, dan Magelang,” ujarnya, belum lama ini.

Di sisi lain, perayaan Iduladha tahun ini di Masjid Jogokariyan, Kota Yogyakarta menyembelih 106 hewan ternak. Jumlah tersebut terdiri dari 62 ekor sapi serta 44 ekor kambing dan domba.

“Proses penyembelihan hewan kurban berlangsung cepat, yaitu 3 jam 22 menit. Setiap sapi memerlukan waktu sekitar 22 menit untuk disembelih dan dipisahkan dagingnya,” ujar Ketua Panitia Kurban Masjid Jogokariyan, Ahmeda Edo, belum lama ini.

Baca juga:  Gerebek Sampah dan Deklarasi Organikkan Jogja: Upaya DLH Yogyakarta Tekan Permasalahan Sampah

Kecepatan ini dicapai berkat keterlibatan sekitar 70 relawan yang dikerahkan dalam berbagai divisi. Relawan yang terlibat dalam kegiatan ini terbagi dalam beberapa kelompok tugas. Setelah proses penyembelihan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembersihan area dan pendistribusian daging kurban. (riz/suf/abd)