Pati  

Kominfo Minta Warganet Berhenti Tandai Sukolilo dengan Nama Negatif di Google Maps

Kepala Diskominfo Pati, Ratri Wijayanto
Kepala Diskominfo Pati, Ratri Wijayanto. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Wilayah Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati ditandai dengan penamaan negatif di Google Maps. Ini terjadi usai tewasnya bos rental mobil asal Jakarta yang dikeroyok masa di Desa Sumbersoko Sukolilo pada Kamis (6/6) lalu.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pati pun tengah berupaya memulihkan penamaan yang tak wajar di Google Maps itu. Sejumlah langkah juga telah dilakukan salah satu dengan lapor ke Google Maps.

“Kami memanfaatkan fitur yang ada di Google Maps untuk melapor penamaan yang tidak sesuai agar dilakukan penyesuaian. Itu sudah kami lakukan,” kata Kepala Diskominfo Pati, Ratri Wijayanto.

Baca juga:  265 Pondok Pesantren Berdiri di Pati

Ia mengakui langkah yang dilakukan pihaknya belum berbuah signifikan. Pasalnya, setiap penandaan yang berhasil dihapus dan dikembalikan dengan nama sebenarnya, akan muncul kembali dengan nama baru yang tak kalah negatif.

“Upaya ini banyak kendala karena memang kami tidak mengetahui secara pasti pihak tak bertanggungjawab atau warga net yang ingin memperkeruh suasana. Sehingga mendiskreditkan wilayah Sukolilo,” ujarnya.

Pihaknya meminta kepada warga net untuk berhenti mengubah tanda pencarian Sukolilo di Google Maps dengan nama negatif. Sebab ia menilai hal tersebut bisa menyesatkan masyarakat bila ingin berkunjung ke sana.

Baca juga:  SPBU di Pati Terbakar, Tewaskan Satu Orang

“Kami berharap warga net bisa bijaksana melihat hal ini. Sehingga, yang memanfaatkan Google Maps bisa menikmati layanan. Jangan sampai nama-nama yang kurang layak itu menimbulkan stigma yang tidak baik terhadap wilayah Kabupaten Pati dan Kecamatan Sukolilo,” pungkasnya. (lut)