Pati  

Raperda Cagar Budaya Mulai Digodok

SUASANA: Komisi D DPRD Pati menggelar public hearing, belum lama ini. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mulai menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Cagar Budaya. Peraturan ini bertujuan untuk melindungi cagar budaya yang ada di Bumi Mina Tani ini.

Ketua Komisi D DPRD Pati, Wisnu Wijayanto mengungkapkan, cagar budaya di Kabupaten Pati perlu mendapatkan perlindungan. Karena aturan ada terkait selama ini belum kuat.

“Sudah ada yang melindungi tapi berupa Perbup (peraturan bupati). Tapi Perbup itu belum kuat sehingga dibuatkan Perda sesuai undang-undang,” kata Wisnu usai public hearing, beberapa waktu lalu.

Baca juga:  Derita Kelainan Jantung, Badan Bayi Fatir Membiru saat Menangis

Wisnu menjelaskan, kebijakan ini nantinya akan mengatur berbagai hal. Salah satunya soal pengalokasian anggaran untuk pemeliharaan cagar budaya.

“Perlindungan macam-macam. Ada pendanaan, sanksi, ada pemberian insentif dan hadiah untuk yang menemukan,” ungkapnya.

Sementara itu, akademisi dari Universitas Sebelas Maret (USM), Dedi Suwandi memaparkan, peraturan ini nantinya akan menjadi sebuah payung hukum bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati. Agar nantinya bisa melindungi cagar budaya.

“Perda nantinya bisa memberikan sebuah kepastian hukum terkait cagar budaya. Karena cagar budaya di Pati semuanya belum ada payung hukumnya,” papar dia.

Baca juga:  Jelang Pilkada, LKP2A bersama Kesbangpol Berikan Pemahaman Politik ke Mahasiswa

Ia menyebut, sejumlah benda cagar budaya sudah ada yang diinventarisir. Namun belum mencakup secara keseluruhan karena disebut masih terkendala pencatatan.

“Kendala yang paling teknis adalah mengenai inisiatif masyarakat bahwa cagar budaya harus dilakukan pencatatan. Karena ketika dicatatkan, sehingga tidak mudah untuk dialihkan atau dijual belikan,” tandasnya. (lut/fat)