MTsN 9 Bantul Bagikan Daging Kurban dengan Kemasan Ramah Lingkungan

PACKING: Beberapa panitia dari MTsN 9 Bantul tengah mempersiapkan daging kurban yang siap dibagikan kepada warga sekitar di halaman sekolah, Rabu (19/6/24). (HUMAS/JOGLO JOGJA)

MADRASAH Tsanawiyah (MTs) Negeri 9 Bantul melaksanakan penyembelihan hewan kurban dengan cara yang ramah lingkungan pada Rabu (19/06). Tahun ini, sekolah tersebut menyembelih satu ekor sapi dan dua ekor kambing.

Kepala MTsN 9 Bantul, Siti Solichah menyatakan, sebagai Sekolah Adiwiyata Provinsi, MTsN 9 Bantul membagikan daging kurban menggunakan kemasan besek bambu yang dilapisi daun pisang. “Kegiatan ini dilakukan sesuai dengan Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor SE.6/MENLHK/PLB.0/6/2024 tentang Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha Tanpa Sampah Plastik,” ungkapnya, Rabu (19/6/24).

Pembagian daging kurban kepada siswa dan masyarakat sekitar juga bertujuan untuk mengedukasi dan mengampanyekan pengurangan sampah plastik. “Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran warga madrasah dan masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Indonesia saat ini merupakan penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia. Perubahan bisa dimulai dari madrasah dengan kegiatan-kegiatan seperti ini,” tuturnya.

Baca juga:  SD N Tegalrejo 1 Gelar MPLS Ciptakan Rasa Nyaman Sebelum Pembelajaran

Sementara itu, Ketua Panitia Iduladha MTsN 9 Bantul, Wasidi menjelaskan, sapi yang dikurbankan berasal dari tabungan siswa kelas VII dan VIII, sementara dua ekor kambing berasal dari siswa kelas VIII dan alumni MTsN 9 Bantul. “Daging kurban kemudian dibagikan kepada siswa yang membutuhkan di setiap kelas. Kami menyalurkan daging kepada 10 siswa dari setiap kelas VII dan VIII, totalnya menjadi 100 paket,” ujarnya.

Selain itu, daging kurban juga dibagikan kepada masyarakat sekitar madrasah, dengan setiap kepala keluarga menerima 500 gram daging. Pihaknya berharap, kegiatan ini dapat mempererat hubungan sosial antara madrasah dan masyarakat.

Baca juga:  SDN Mojosimo Gajah Dikenalkan Profesi Militer

“Kami berharap melalui kegiatan ini, ikatan sosial antara madrasah dan masyarakat dapat semakin erat. Upaya pengurangan sampah plastik dan menunjukkan bahwa tindakan ramah lingkungan bisa diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam tradisi keagamaan,” imbuhnya. (suf/abd)