Orang Tua Diminta Rutin Cek Alur Pendaftaran PPDB

Kepala Bagian Perencanaan Disdikpora DIY, Suci Rohmadi
Kepala Bagian Perencanaan Disdikpora DIY, Suci Rohmadi. (MUHAMMAD ABU YUSUF AL BAKRY/JOGLO JOGJA)

YOGYAKARTA, Joglo Jogja – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengimbau orang tua untuk selalu memantau alur Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Dikatakan bahwa meskipun proses resmi PPDB baru akan dimulai pada 24 Juni mendatang, serangkaian persiapan telah dimulai sejak pertengahan Mei.

“Proses awal dimulai dengan pelaksanaan Asesmen Standardisasi Pendidikan Daerah (ASPD). Setelah pelaksanaan ASPD, tahap berikutnya adalah input data, pengecekan NIK, verifikasi dokumen, dan pendataan radius tempat tinggal,” ujar Kepala Bagian Perencanaan Disdikpora DIY, Suci Rohmadi, belum lama ini.

Baca juga:  Kalurahan Berkarakter Pancasila Tingkatkan Jiwa Berbangsa

Saat ini, proses pengajuan akun dan aktivasi PIN sedang berlangsung dan akan berakhir pada Jumat (21/6). Pihaknya menyebut, seluruh rangkaian proses PPDB dilakukan secara online, sehingga disarankan untuk selalu memperbarui informasi dan melakukan pengecekan berkala. “Pengecekan rutin sangat penting agar orang tua dan calon siswa dapat mengetahui alur dan jadwal pendaftaran secara rinci, sehingga tidak ada tahapan yang terlewat,” jelasnya.

Lebih lanjut, hampir setiap tahun selalu ada kasus calon pendaftar yang lupa atau melewatkan salah satu tahapan, yang akhirnya menghambat proses pendaftaran mereka. Jika pendaftar tidak mengikuti rangkaian alur sesuai jadwal yang telah ditetapkan, maka prosesnya akan terhenti.

Baca juga:  Obral Jabatan, Politikus Kejar Gelar Profesor

“Hal ini dikarenakan sistem pendaftaran berbasis online dan tersistem, keterlambatan atau kelalaian dalam mengikuti jadwal akan menyebabkan Disdikpora tidak dapat memberikan bantuan,” tuturnya.

Untuk mengurangi masalah tersebut, Disdikpora DIY telah menyediakan modul dan alur pendaftaran PPDB yang dapat diakses melalui situs web resmi mereka. Selain itu, Disdikpora juga aktif melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat.

“Kami telah menyediakan bantuan di tiap-tiap sekolah. Jemput bola memang kami laksanakan agar kami dapat membantu orang tua siswa yang mengalami kesusahan dan akan kami bantu agar permasalahan dapat terselesaikan,” pungkasnya. (suf/abd)