Pati  

Perda Cagar Budaya Bisa Jadi Pijakan Pembangunan Museum

BICARA: Ketua Komisi D DPRD Pati, Wisnu Wijayanto usai Wisnu saat publik hearing Raperda Cagar Budaya yang digelar di Ruang Banggar DPRD Pati, belum lama ini. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mulai menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Cagar Budaya. Kebijakan ini bertujuan untuk melindungi cagar budaya yang ada di Bumi Mina Tani ini.

Tak hanya itu, dengan adanya peraturan ini juga dinilai bisa menjadi pijakan awal dalam membangun museum. Mengingat, daerah yang sudah berumur 700 tahun ini belum memiliki tempat menaruh benda bersejarah atau museum.

“Ada langkah ke museum. Tapi itu membutuhkan biaya yang besar,” kata Ketua Komisi D DPRD Pati, Wisnu Wijayanto usai Wisnu usai publik hearing terkait Raperda Cagar Budaya yang digelar di Ruang Banggar DPRD Pati, belum lama ini.

Baca juga:  SPBU di Pati Terbakar, Tewaskan Satu Orang

Wisnu menjelaskan, pihaknya akan berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati terkait pembangunan museum. Ia menyebut, selain anggaran pembangunnya yang besar, pembangunan museum juga membutuhkan perencanaan matang.

“Terkait museum nanti kita bicarakan dengan Pemda dulu. Karena mendirikan museum harus ada isinya. Perlu dimuseumkan atau masih di tempatnya itu,” tuturnya.

Politisi dari Partai Gerindra ini belum bisa menyebutkan estimasi anggaran untuk pembangunan museum. Namun, secara garis besar, dirinya setuju dengan adanya pembuat museum.

“Saya setuju untuk dibuatkan museum. Tapi nanti kita lihat anggaran kuat apa enggak,” pungkasnya. (lut/fat)