Sultan HB X Ingatkan Pemkab Gunungkidul Perketat Proses Investasi

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. (ANTARA/JOGLO JOGJA)

YOGYAKARTA, Joglo Jogja – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merespons adanya investasi Raffi Ahmad dalam membangun beach club di Pantai Krakal, Gunung Kidul beberapa waktu lalu. Sri Sultan Hamengku Buwono X mengingatkan seluruh wilayah DIY agar memperketat proses investasi keluar masuk yang berlaku di masing-masing wilayah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Proses penerimaan izin investasi sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Saya tidak tahu apakah lokasi yang dipilih sudah dikoordinasikan dengan kabupaten atau tidak. Izin ini kan urusannya kabupaten, bukan provinsi,” ungkapnya, belum lama ini.

Baca juga:  Waspada Flu Singapura di Yogyakarta! Kasus Meningkat 2.317 Suspek

Pihaknya menambahkan, jika lokasi yang dipilih untuk investasi berada di kawasan karst yang dilindungi, maka proyek tersebut sejak awal tidak seharusnya diizinkan. Karena dapat mengganggu kelestarian alam.

“Investor seharusnya sudah mengetahui status kawasan tersebut sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Apakah Raffi sudah mengajukan permohonan? Kalau belum mengajukan permohonan, berarti bisa mencari lokasi lain yang sesuai,” tuturnya.

Lebih lanjut, Sultan mengetahui bahwa Raffi belum sepenuhnya menanamkan modalnya untuk pembangunan beach club itu. Rencana tersebut masih dalam tahap awal, berupa koordinasi dengan kabupaten dan pejabat terkait lainnya.

Baca juga:  Warga Diminta Selektif Pilih Angkutan Wisata

“Proyek ini tampaknya belum terealisasi sepenuhnya dan baru sebatas pembicaraan awal. Jika proyek tersebut telah terealisasi dan proses perizinan berada di tangan Pemda DIY, maka pemerintah daerah yang bertanggung jawab atas kesalahan tersebut karena seharusnya kawasan itu tidak boleh ada bangunan,” pungkasnya. (suf/abd)