Jepara  

Gandeng Undip, Pemkab Jepara Kembangkan Pengolahan Perikanan Berbasis Teknologi

SALAMAN: Pj Bupati Jepara H. Edy Supriyanta dan Ketua Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjan Undip Dr. Budi Warsito, S.Si, M.Si saat koordinasi di Ruang Sosrokartono, Kamis (20/6/2024). (HUMAS/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Sebagai tindak lanjut kerjasama dengan Universitas Diponegoro (Undip), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara melalui Dinas Perikanan menggandeng Sekolah Pascasarjana Undip melakukan pengembangan usaha perikanan dan pengelolaan kawasan konservasi di Kabupaten Jepara. Rencananya pemkab akan berfokus mengembangkan kawasan pantai Mlonggo.

Hal tersebut disampaikan saat koordinasi antara Pemkab Jepara dengan Undip di Ruang Sosrokartono, pada Kamis (20/6/2024). Turut hadir Penjabat (Pj) Bupati Jepara H. Edy Supriyanta, Ketua Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjan Undip Dr. Budi Warsito, S.Si, M.Si., dan Kepala Dinas Perikanan Farikhah Elida.

Baca juga:  KPU Jepara akan Terjunkan 3.414 Pantarlih

Dalam sambutannya, Pj Bupati mengungkapkan bahwa Jepara memiliki potensi perikanan yang luar biasa. Menurut data yang diterimanya, terdapat 3.190 kapal dan perahu yang digunakan 8.542 nelayan di Jepara. Selama 2023, hasil tangkapan ikan nelayan Jepara mencapai sekitar 15 ton.

Menurutnya potensi tersebut harus dikembangkan melalui dukungan berbagai pihak, salah satunya sinergitas antara pemerintah dengan perguruan tinggi.

“Mei lalu kita juga sudah teken kerjasama dengan LPPM Undip. Saya berharap kerjasama berikutnya di bidang kelautan dan perikanan,” kata Edy.

Undip sebagai perguruan tinggi terbesar di Jawa Tengah diharapkan dapat melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat di Kabupaten Jepara.

Baca juga:  Kabupaten Jepara Upayakan Predikat Utama di KLA

“Jepara ini seperti menjadi rumah kedua Undip, karena memliki kampus juga disini. Saya harap Undip memberikan kontribusi pemikiran dan teknologi,” ujar Edy.

Edy Supriyanta berharap paket teknologi yang dikerjasamakan berdampak luas bagi masyarakat khususnya di bidang perikanan budidaya dan pengolahan hasil perikanan. Pemerintah Kabupaten Jepara sendiri telah menyiapkan lahan seluas 2 hektar untuk budidaya ikan nila laut di Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo.

Kepala Dinas Perikanan, Farikhah Elida menyampaikan pemilihan lokasi tersebut berdasarkan Perda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP2K) Provinsi Jawa Tengah. Beberapa lokasi di Perairan Jepara dicadangkan sebagai kawasan konservasi diantaranya adalah perairan sekitar ujung piring, Mlonggo.

Baca juga:  Tanamkan Cinta Seni Ukir, Siswa-siswi Belajar Mengukir

“Pengelolaan kawasan konservasi bukanlah hal yang mudah dilakukan karena menyangkut aspek-aspek yang luas baik biologis, ekologis serta sosial ekonomis. UNDIP sebagai lembaga pendidikan tinggi yang memiliki segudang pemikir, menjadi harapan utama agar upaya pengelolaan kawasan konservasi sesuai dengan arah yang benar,’’ ungkap Elida. (hms/gih)