Figur  

Ketidaksengajaan Berbuah Jadi Kesenangan

Candra Kumala Dewi
Candra Kumala Dewi. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

BERAWAL dari ketidaksengajaan, namun akhirnya berbuah menjadi suka, bahkan merasakan kesenangan tersendiri saat mendaki gunung. Begitulah cerita dari Candra Kumala Dewi (26), alumnus Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang.

Candra bercerita, ketidaksengajaannya mendaki gunung itu bermula pada saat masih di jenjang sekolah menengah atas pada 2015 lalu. Waktu itu, dirinya diajak teman-teman untuk mendaki Gunung Sindoro yang terletak di Temanggung, Jawa Tengah.

“Ya memang naik gunung itu capek, waktu tracking aja banyak mengeluh. Tapi kalau sudah sampai di puncak, melihat keindahan pemandangan, terus aku mikir habis ini ke mana lagi ya,” ungkapnya, Kamis (20/6/24).

Baca juga:  Kombinasikan Makanan Lokal dan Western

Ia pun berujar, kesukaannya mendaki gunung itu dimulai dari rasa penasaran. Akan tetapi, semakin sering kegiatan itu ia lakukan, perempuan asal Magelang ini mulai merasa bahwa gunung menjadi tempat pelarian terbaik. Tempat untuk menikmati ketenangan yang sekaligus menyenangkan.

“Di gunung itu tenang. Di gunung itu tempat yang sangat pas untuk menenangkan diri, meskipun kaki kelelahan. Ibarat kata, naik gunung itu obat tanpa dosis,” kata Candra.

Menurutnya, sejauh ini sudah ada beberapa gunung di Jawa Tengah yang ia daki. Gunung tersebut antara lain Sindoro, Merbabu, Prau, Ungaran, dan Gunung Andong. Bahkan tiga dari gunung itu sudah ia daki dua kali.

Baca juga:  Tekuni Dunia Dansa, Catherine Jadi Guru sejak SMP

Semua gunung yang pernah ia daki itu, kata Candra, memiliki ciri khasnya masing-masing. Namun di antara semuanya, ia paling menyukai Gunung Merbabu, gunung yang menyajikan hamparan sabana luas dan memanjakan mata.

“Kalau ditanya gunung yang paling disukai, ya Gunung Merbabu. Hamparan sabananya sangat cantik. Tracking-nya memang bikin ngeluh, tapi kalo sudah sampai puncak, perasaan itu hilang, bahkan kaki yang pegal-pegal pun seakan tidak terasa,” tandasnya. (nik/abd)