Okupansi Hotel DIY Menurun Dibanding Tahun Lalu

KUNJUNGI: Beberapa pengunjung tengah mengabadikan momen ketika tengah berlibur dan menginap di Rumah Pesik, Kotagede, Kamis (20/6/24). (MUHAMMAD ABU YUSUF AL BAKRY/JOGLO JOGJA)

YOGYAKARTA, Joglo Jogja – Okupansi hotel di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami penurunan signifikan untuk libur Hari Raya Iduladha, dibandingkan sebelumnya. Hal ini disinyalir karena aktivitas masyarakat yang masih berkutat dengan perayaan Iduladha di tempat mereka sendiri.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono mengungkapkan, okupansi hotel ketika libur Iduladha hanya mencapai 70 persen. Hal ini sangat lebih rendah apabila dibandingkan libur Waisak bulan lalu dan tahun sebelumnya.

“Jika dibandingkan dengan liburan Iduladha tahun lalu, tingkat hunian hotel tahun ini juga menunjukkan penurunan. Meskipun selisihnya tidak terlalu besar sekitar 10 persen, okupansi tahun lalu masih lebih tinggi, mencapai 80-85 persen, sedangkan sekarang hanya 70 persen,” ungkapnya, Kamis (20/6/24).

Baca juga:  DPRD Harap Aturan PPDB Zonasi Radius Dikaji Ulang

Menurutnya, okupansi hotel non-bintang mencapai 40 persen, sementara hotel bintang hanya 60 persen. Rata-rata tingkat hunian keseluruhan adalah 70 persen, angka yang lebih rendah dibandingkan dengan liburan Waisak pada Mei lalu.

“Kondisi ini terjadi karena banyak masyarakat yang lebih memilih merayakan Iduladha di daerah masing-masing. Selain itu, berdekatan dengan tahun ajaran baru bagi para pelajar, banyak orang tua yang disibukkan dengan urusan pendaftaran sekolah anak-anaknya,” imbuhnya.

Senada, Manajer Rumah Pesik, Musa Zulfikar menyatakan, selama libur Iduladha, tingkat hunian kamar belum maksimal mencapai 100 persen. Pasalnya pada libur long weekend ini, kebanyakan masyarakatnya menggunakan waktu tersebut untuk berkumpul bersama keluarga.

Baca juga:  Status Gunung Merapi Siaga Darurat, Warga Diminta Waspada

“Kalau dikalkulasikan, memang libur Iduladha tahun ini berbeda dari tahun kemarin, memang ada yang liburan, tetapi tidak seramai tahun kemarin. Karena mungkin pada sibuk pulang kampung. Kamar hanya terisi sekitar 60 sampai 70 persen saja, tidak seramai Waisak kemarin,” tuturnya. (suf/abd)