Jaminan Pendidikan Bagi Penyandang Disabilitas, Yogyakarta Berikan JPD Rp4 Juta Per Tahun

SERIUS: Siswa inklusi saat melakukan pembelajaran di SDN Giwangan, beberapa waktu lalu. (DOK. PRIBADI/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur afirmasi penyandang disabilitas jenjang SMP negeri tahun ajaran 2024/2025 di Kota Yogyakarta telah dibuka. Rencananya, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta akan memberikan jaminan pendidikan daerah (JPD) sebesar Rp4 juta/tahun bagi peserta didik yang tidak melalui jalur afirmasi disabilitas SMP Negeri.

Pengajuan pendaftaran PPDB SMP Negeri jalur afirmasi disabilitas dilaksanakan pada 21-25 Juni 2024 secara online melalui https://yogya.siap-ppdb.com. Setelah itu, peserta didik melakukan verifikasi berkas pendaftaran di UPT Layanan Disabilitas Kota Yogyakarta.

Baca juga:  Manfaatkan Sampah Organik dengan Budi Daya Maggot

Kepala Unit Pelaksana Teknis Layanan Disabilitas (ULD) Bidang Pendidikan dan Resource Centre Disdikpora Kota Yogyakarta Aris Widodo mengatakan, pemberian JPD tersebut bertujuan untuk memastikan agar penyandang disabilitas mendapatkan pelayanan sekolah inklusi. Mengingat berdasarkan hasil identifikasi, diperkirakan jumlah siswa yang berpotensi mengikuti PPDB jalur afirmasi disabilitas SMP negeri melebihi kuota.

Dikatakan bahwa total kuota PPDB jalur afirmasi disabilitas adalah 173 di seluruh SMP Negeri di Kota Yogyakarta. “Mereka berhak mendapatkan pelayanan sekolah inklusi. Makanya ketika tidak dapat di (sekolah) negeri, atas kebijakan Pemkot, anak-anak tidak kita paksakan melebihi kuota di sekolah negeri. Tapi di sekolah swasta dengan dijamin JPD,” ungkapnya, belum lama ini.

Baca juga:  Polda: Kejahatan Jalanan di DIY Turun Drastis

Ia menambahkan, siswa yang tidak diterima masuk SMP Negeri kemudian akan diarahkan ke seolah swasta yang telah ditunjuk oleh Disdikpora Kota Yogyakarta. Di antaranya seperti SMP Taman Dewasa Jetis, SMP Taman Dewasa Ibu Pawiyatan Tamansiswa, SMP Muhammadiyah 9, dan SMP Muhammadiyah 10 Yogyakarta.

“Saya berharap, masyarakat tidak usah malu ketika punya anak berkebutuhan khusus. Tidak harus menutup-nutupi, tapi justru bagaimana memberi tahu kepada sekolah agar bisa bareng-bareng mendidik untuk kemajuan anak,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidik Tenaga Kependidikan Data dan Sistem Informasi Disdikpora Kota Yogyakarta, Manarima menambahkan, mulai tahun ini, PPDB afirmasi penyandang disabilitas yang tidak dapat mengakses sekolah negeri, akan diberikan JPD dari Pemkot Yogyakarta. Jumlah JPD yang diberikan sekitar Rp4 juta/tahun untuk bantuan biaya satuan pendidikan dan kebutuhan pribadi siswa.

Baca juga:  Koalisi Paslon Pilkada Bantul Mulai Mengerucut Akhir Juli

“Jika masih ada yang tidak tertampung di jalur afirmasi disabilitas sekolah negeri, mereka ditempatkan ULD di sekolah swasta yang ditunjuk. Kemudian Pemkot akan memberikan jaminan pendidikan daerah,” pungkasnya. (riz/abd)