SMP Joko Tingkir Siap Jadi Sekolah Unggulan

SUASANA: Akhirussanah SMP Terpadu Joko Tingkir, Desa Luwang Tayu Pati, belum lama ini. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – SMP Terpadu Joko Tingkir yang berlokasi di Desa Luwang, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati baru berdiri selama tiga tahun ini. Meski demikian, sekolah ini siap bersaing dan menjadi salah satu sekolah unggulan di  Bumi Mina Tani. Salah satu yang dilakukan adalah dengan modal memberikan ilmu sains hingga agama kepada peserta didiknya.

“Kami juga berikan ilmu-ilmu agama kepada anak didik. Kami buat sistem pondok pesantren atau boarding school agar pendidikan karakter anak semakin maksimal,” kata Direktur SMP Terpadu Joko Tingkir Royyani Naim, belum lama ini.

Baca juga:  SDN Mojosimo Gajah Dikenalkan Profesi Militer

Lelaki yang akrab disapa Gus Royyani ini juga menjelaskan, siswanya tidak hanya diajari dalam bidang akademik. Melainkan juga diajari tentang wirausaha.

“Kita melatih anak agar mempunyai kemampuan lebih. Tidak hanya pendidikan. Pembuatan pupuk, pelatihan desain grafis juga. Anak berlomba membuat desain. Agar anak juga tidak buta dengan teknologi. Apalagi sekarang zaman digital,” terangnya.

Prestasi siswa SMP Joko Tingkir pun mulai muncul. Sejumlah siswa mampu menjuarai berbagai perlombaan tingkat kecamatan hingga kabupaten. Siswanya pun berkesempatan mewakili Kabupaten Pati di ajang tahfidz dan qira’atul quran di tingkat provinsi.

Baca juga:  Jerat Patriarki dari Seorang Alumni Pesantren yang Kehilangan Akhlaknya

“Prestasi anak menjadi perwakilan Kabupaten Pati di ajang qira’ dan khataman Al Quran tingkat provinsi Jawa Tengah. Kita juga bangun karakter anak didik. Skill anak didik kita. Melalui pelatihan pembuatan pupuk, hafalan Quran hingga qiratul Quran,” tutur dia.

Dengan hal tersebut membuatnya yakin bahwa sekolahnya bisa bersaing meskipun tergolong pendatang baru. Ia juga optimistis SMP Terpadu Joko Tingkir nantinya menjadi sekolah unggulan di Kabupaten Pati.

“InsyaAllah kita bisa menjadi sekolah unggulan. Mengingat minat dan prestasi anak dari Kecamatan hingga Kabupaten dan sampai mewakili ke provinsi untuk tahfidz,” pungkasnya. (lut/fat)