Program Padat Karya Ciptakan Jalan Baru dan Tingkatkan Ekonomi Lokal di Bantul

MENIMBA: Terlihat salah satu warga di Bantul saat sedang mengambil air untuk adukan cor jalan pada program Padat Karya di lingkungannya, beberapa waktu lalu. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Masyarakat Bantul sangat antusias mengerjakan pembangunan fisik infrastruktur program padat karya dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul. Seperti di salah satu lokasi yakni RT 02, Kowen I, Timbulharjo, Sewon, warga juga turut memberikan sebagian tanahnya untuk pelebaran bahu jalan tersebut.

Ketua RT 2, Kowen I, Timbulharjo, Sewon Sumarjo Ma’ruf Yuwono menyampaikan, dalam pengerjaan proyek padat karya ini, warga sudah memberi kontribusi yang luar biasa. Sehingga pembuatan jalan yang membuka akses di daerah pinggir kampung RT 02 Kowen I ini menjadi lebih mudah.

Baca juga:  TPST Modalan Direncanakan Beroperasi Awal September

“Saya kiras warga sudah berkontribusi untuk pembuatan jalan agar akses di pinggir kampung lebih terbuka. Bahkan ibu-ibu juga memberikan bantuan makanan bagi warga yang bekerja,” ungkapnya, Senin (24/6/24).

Menurutnya, jika sebelum jalan tersebut hanya bisa diakses dengan kendaraan roda dua, itu pun hanya jalan tanah berbatu, sekarang jalan tersebut sudah lebih mudah untuk diakses. Bahkan dengan lebar tiga meter, jalan cor tersebut bisa dilalui oleh kendaraan roda Empat Sehingga, beberapa rumah yang berada di lokasi tersebut memiliki akses jalan yang lebih baik dari sebelumnya.

Baca juga:  Incumbent Wajib Cuti saat Kampanye

“Dulu itu bukan jalan yang besar dan layak, tapi jalan kecil berbatu. Tapi sekarang, dengan padat karya ini warga mengikhlaskan beberapa meter tanahnya yang berada di kanan-kiri jalan untuk perluasan. Sehingga jalannya cukup lebaran, jadi 3 meter,” ungkapnya.

Selain itu, dirinya pun berharap, setelah pembangunan jalan ini selesai dapat memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat. “Semoga ini dapat membuka peluang ekonomi juga. Dan kebetulan jalan ini juga Kase untuk ternak kelompok tani,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Bantul Rumiyati mengatakan, selain memberikan penghasilan sementara bagi masyarakat, infrastruktur padat karya diharapkan menjadi modal penting warga sekitar. Di antaranya memberikan dampak pada peningkatan akses perekonomian di sekitar.

Baca juga:  TPST Dingkikan dan Modalan Diperuntukkan bagi Wilayah Sub-Urban

“Meskipun sifatnya sementara, tujuan padat karya itu untuk memberi pekerjaan kepada penganggur, setengah penganggur, dan masyarakat miskin. Lalu kemudian, dari pembangunan itu dampaknya, sarana perekonomian mereka terbangun, sehingga impeknya secara keseluruhan dapat meningkatkan perekonomian lokal,” ujarnya. (nik/abd)