Dewan Usulkan Pembahasan Lanjutan RKPD 2025

Suharsono, Sekretaris Komisi C DPRD Kota Semarang
Sekretaris Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono. (FADILA INTAN QUDSTIA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang mengusulkan adanya pembahasan lanjutan terkait dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tahun 2025. Hal itu agar pihaknya dapat mencermati lebih dalam soal program dan kegiatan apa saja yang diusulkan oleh pemerintah.

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono mengatakan, ada tiga poin penting yang dinilai sebagai suatu peningkatan dari anggaran pendapatan. Poin-poin itu berimplikasi pada peningkatan prioritas belanja tahun 2025.

“Pertama penuntasan rob dan banjir tadi sudah kita temukan di Dinas PU anggaran drainase lebih besar dibandingkan untuk perbaikan jalan. Jadi itu saya nilai seharusnya Kota Semarang sudah memprioritaskan hal ini karena visi misi jelas yakni penuntasan rob dan banjir,” ucapnya usai Rapat Gabungan Komisi DPRD di Ruang Paripurna DPRD Kota Semarang, Selasa (25/6/24).

Baca juga:  Disdik Kota Semarang Siap Bantu Akses Sekolah untuk 69 CPD

Lebih lanjut, ia menerangkan, total anggaran Dinas Pekerjaan Umum (DPU) sebanyak Rp 380 miliar. Terdiri dari perbaikan jalan Rp 108 miliar, drainase Rp 144 miliar, dan Rp 128 miliar digunakan untuk penunjang lain-lain.

“Kalau kita cermati untuk menuntaskan program rob dan banjir biayanya harus segitu ini kan proporsi itu berjalan. Saya lihat sudah dibalik, jadi lebih besar (anggaran untuk penanganan, Red.) rob timbang perbaikan jalan,” ujar Suharsono.

Lalu, kedua adanya penuntasan visi misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026 yang harus diselesaikan. Ketiga, kegiatan lanjutan seperti penyelesaian pembangunan destinasi wisata Jembatan Kaca Tinjomulyo.

Baca juga:  Pemprov Jateng Sambut Baik Empat Raperda Baru

Terakhir, peningkatan sarana dan prasarana pada pelayanan masyarakat. Dalam pemaparan tersebut, dirinya menemukan anggaran perbaikan sapras di disperkim sebanyak Rp 305 miliar.

“Artinya RKPD ini di sisi empat hal itu sudah mencakup. Di sisi (Komisi C, Red.) untuk kita ingin detail prioritas pembangunan lanjutan tadi. Tahun 2025 adalah pelaksanaan RPJP (Rencana Pembangunan Jangka Panjang, Red.) daerah itu sudah meneropong titik tolak keberhasilan di tahun pertama itu (2025),” tutur Suharsono.

Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kota Semarang, Muhammad Khadik menyampaikan prioritas pertama yaitu penuntasan banjir, khususnya pada drainase memang memiliki peningkatan signifikan yang berdampak pada penganggaran di Kota Semarang. Menurutnya, permasalahan banjir menjadi salah satu PR yang harus dituntaskan sesegera mungkin sebelum tahun 2026.

Baca juga:  Asah Mahasiswa Hidup Bermasyarakat, UIN Walisongo Gelar Pembekalan KKN

“Kesempatan kita di perubahan tahun 2024. Nanti harapannya tahun 2025 kesempatan terakhir kita untuk menuntaskan,” pungkasnya. (int/adf)