Warga Antusias Kerjakan Pembangunan Fisik Padat Karya

KERJA KERAS: Terlihat pekerja Padat Karya saat mengangkat sak semen di wilayahnya, beberapa waktu lalu. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul mengatakan bahwa masyarakat sangat antusias mengerjakan proyek pembangunan infrastruktur fisik padat karya tahun ini. Tidak hanya pekerja saja yang terlibat, masyarakat sekitar juga turut membantu proses pengerjaan.

“Masyarakat sangat antusias. Buktinya jumlah pekerjanya yang hanya 26 orang, tapi menjadi berlipat-lipat karena mereka bersyukur bisa dapat padat karya,” ujar Rumiyati, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kerja dan Transmigrasi, Selasa (25/6/24).

Menurutnya, antusiasme pekerja dan masyarakat ini dikarenakan pengadaan material padat karya ini sangat cepat disalurkan, sehingga warga tidak lama menunggu. Apalagi, kegiatan ini juga memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca juga:  Tingkatkan Kualitas Konsumsi, Rumah Pangan B2SA Diluncurkan

“Kalau mengandalkan dari iuran warga atau proyek lain itu lama, makanya kalau padat karya itu mereka bersyukur dan sangat antusias. Masyarakatnya apalagi, dengan program dari oleh dan untuk masyarakat itu mereka sangat senang,” tuturnya.

Selain itu, kata Rumiyati, dampak utama yang didapatkan masyarakat yang terlebat atau pekerja yakni uang perangsang kerja (UPK). UPK tersebut yaitu sebesar Rp70.000 per hari untuk pekerja, tenaga tukang Rp80.000, dan ketua kelompok sebesar Rp90.000 per hari.

“Kan itu kalau terkumpulkan selama 21 hari lumayan. Jadi mereka bisa punya uang untuk memenuhi kehidupan mereka,” katanya.

Baca juga:  Manfaatkan Sampah Organik dengan Budi Daya Maggot

Selain itu, dirinya menyampaikan, sejauh ini, setelah dimulai pengerjaan pada 12 Juni lalu, tidak ada kendal yang berarti. Semuanya pengerjaan fisik padat karya di 300 lokasi berjalan lancar. “Tidak ada kendal, lancar-lancar saja. Persentasenya saat ini sekitar 60-75 persen. Karena selesai pengerjaan itu 6 Juli, jadi masih ada sekitar 10-11 hari lagi,” tandasnya. (nik/abd)