Padat Karya Diharapkan Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat Bantul

GIAT: Terlihat pekerja padat karya di Bantul saat menyekop batu split pembuatan cor jalan, beberapa waktu lalu. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul harapkan pembangun fisik padat karya berupa cor jalan, talut, dan irigasi pertanian ini memberikan dampak berkelanjutan kepada masyarakat. Salah satunya yakni memberikan dampak pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.

Pasalnya, dengan fasilitas jalan yang memadai, akses masyarakat dalam melakukan mobilisasi barang dan jasa akan menjadi lebih mudah. Baik itu berupa produk pertanian, produk kerajinan masyarakat, ataupun juga memudahkan akses wisatawan.

“Dengan infrastruktur yang terbangun ini, harapannya kesempatan masyarakat untuk berusaha atau melakukan usaha menjadi lebih terbuka. Mempermudah akses masyarakat karena infrastruktur terbangun, jadi dampaknya kepada ekonomi ikut meningkat,” terang Rumiyati, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Bantul, Rabu (26/6/24).

Baca juga:  9 Rumah Makan di Sleman Didapati Gunakan Gas Subsidi

Menurutnya, pengerjaan fisik padat karya ini memang hanya menyediakan lapangan pekerjaan yang sifatnya sementara. Akan tetapi, meskipun sementara, setidaknya masyarakat bisa mendapatkan penghasilan yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhannya.

“Tapi padat karya ini tidak hanya dilihat dari segi penghasilan saja. Tujuan utama pembangunan infrastruktur fisik sederhana melalui padat karya ini diharapkan mampu merangsang peningkatan perekonomian lokal, dengan fasilitas infrastruktur yang memadai,” ujarnya.

Demikian pula hal serupa disampaikan, Sumarjo Ma’ruf Yuwono, Ketua RT 2, Kowen I, Timbulharjo, Sewon. Dirinya berharap, infrastruktur ini selain memberikan kemudahan akses masyarakat, juga bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

Baca juga:  Orang Tua Diminta Rutin Cek Alur Pendaftaran PPDB

“Jadi dengan adanya jalan baru ini, akses beberapa rumah warga yang sebelumnya agak terisolir menjadi lebih mudah. Lalu kemudian kandang kelompok bisa mendapatkan akses yang bagus. Semoga dari padat karya ini dapat membuka peluang ekonomi juga,” tuturnya. (nik/abd)