Dewan Sayangkan Proses Pembangunan Jembatan Kaca Tinjomoyo Terhenti

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono
Sekretaris Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono. (FADILA INTAN QUDSTIA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Sekretaris Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang Suharsono menyayangkan proses pembangunan destinasi wisata Jembatan Kaca Tinjomoyo yang belum dilanjutkan. Pasalnya, dana yang dikeluarkan cukup besar. Yakni sekitar Rp 12 miliar.

“Jembatan kaca sejauh ini belum diatasi dan ada pembangunan lanjutan. Kita sebenarnya ngeman (menyayangkan, Red.) ketika jembatan kaca dengan dana yang cukup besar sekitar 12 m itu tidak dilanjutkan,” ucapnya saat ditemui Joglo Jateng, belum lama ini.

Menurutnya, ada tiga hal yang harus diselesaikan sebelum destinasi itu dioperasikan secara umum. Pertama, kajian terkait keselamatan sesuai dengan SOP, dan sarana prasarana pendukung yang harus ditambah dan diperbaiki, seperti akses jalan masuk.

Baca juga:  21 Desa di Jateng Alami Kekeringan

“Terakhir, sarana penunjang berupa keselamatan harus dipenuhi. Saya kira jembatan kaca merupakan destinasi tetapi harus ada penambahan sapras,” kata Suharsono.

Lebih lanjut, ia menerangkan, sangat disayangkan pula jika destinasi yang sudah mulai dibangun sejak 2022 ini menjadi mangkrak. Saat itu jembatan kaca itu terlihat menjadi pembangunan mercusuar bagi Kota Semarang.

Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kota Semarang, Muhammad Khadik menyampaikan pembangunannya jembatan kaca Tinjomoyo termasuk dalam prioritas ketiga dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tahun 2025. (int/adf)