Jepara  

Gus Haiz Harap Teknisi Ponsel Bisa Jaga Profesionalitas

PAPARAN: Ketua DPRD Jepara Haizul Ma'arif saat memberikan sambutan di acara Teknisi Ponsel di Gedung Serbaguna Pantai Tirto Samudera Bandengan Jepara, Minggu (30/6/2024). (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Jepara Haizul Ma’arif berharap teknisi ponsel bisa menjalankan kinerja secara profesional dan berintegritas. Sehingga, kepercayaan konsumen bisa terjaga.

Hal tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Gus Haiz itu, saat memberi sambutan di acara Silaturahmi, Piknik Sambil Ngopi Bareng, dan Diskusi Santai bersama Teknisi Ponsel Seluruh Indonesia di Gedung Serbaguna Pantai Tirto Samudera Bandengan Jepara, Minggu (30/6/2024).

“Kami berharap kepada teknisi ponsel bisa profesionalitas dan integritas dalam membangun kepercayaan konsumen agar ke depan selalu bisa terjaga,” tegasnya.

Baca juga:  Baznas dan Disdikpora Jepara Salurkan Bantuan ke Mustahik

Menurutnya, seiring dengan pesatnya perkembangan zaman membuat profesi teknisi ponsel semakin dibutuhkan oleh masyarakat. Oleh karenanya, teknisi ponsel memiliki peran krusial untuk mendukung kemajuan teknologi.

Di samping itu, dirinya juga menyoroti terhadap oknum yang menyalahgunakan profesinya untuk mengakses data pribadi daripada milik konsumen. Baginya, hal itu dilarang. Sebabnya, dibutuhkan kinerja yang sesuai dengan Standar Operasinonal Prosedur (SOP) kerja.

“Kami ingin kepercayaan selalu bisa terjaga. Konsumen tidak was-was. Terkadang oknum ada saja. Jangan sampai yang profesionalitas kerja dalam menjalankan SOP terganggu,” jelasnya.

Baca juga:  Gus Haiz Minta Aparat Berantas Judi Online

Dengan adanya kegiatan ini, Gus Haiz meminta kepada teknisi ponsel bisa menjadi wadah yang akurat bagi berkumpulnya para teknisi ponsel di seluruh Indonesia. Sehingga ke depan, antara teknisi ponsel, pemerintah daerah, dan para pemangku kebijakan lain bisa saling bersinergi bersama.

Terlebih, lanjut Gus Haiz, dengan dijadikannya sebagai tuan rumah, Kabupaten Jepara bisa membranding diri sebagai kota dengan ukirannya. Apalagi mayoritas tamu undangan merupakan luar daerah. Hal itu, untuk memasarkan produk lokal agar lebih terkenal di daerah lain.

“Semoga membawa energi yang positif dan membawa kebermanafaatan bagi lainnya,” tutupnya.  (cr4/gih)