Mba Ita Kampanyekan Gerakan Kembali ke Meja Makan

AKTIVITAS: Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu didampingi Ketua TP PKK Kota Semarang Alwin Basri menghadiri Gebyar 10 Program PKK di Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Minggu (31/6/24). (HUMAS/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengajak ibu-ibu PKK untuk turut menyukseskan gerakan Kembali ke Meja Makan melalui Program Gebyar 10 Program PKK di Kecamatan Ngaliyan. Program ini merupakan inisiasi dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI yang berguna untuk pemenuhan gizi pada keluarga berkualitas.

“Alhamdulillah ini sudah keempat kalinya penyelenggaraan Gebyar Pokok PKK. Merupakan kegiatan dari ibu PKK yang mengangkat kearifan lokal dan pemberdayaan masyarakat khususnya perempuan,” ucapnya melalui keterangan tertulis yang diterima Joglo Jateng, Minggu (31/6/24).

Ia menambahkan, sosok ibu adalah garda terdepan yang mendukung asupan gizi dan nutrisi keluarga bisa terpenuhi. Dengan memasak, ibu bisa memilih makanan bergizi bagi keluarga.

Baca juga:  Ratusan Guru Ikuti Lokakarya Implementasi Pemikiran Ki Hajar Dewantara

Lebih lanjut, kata Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita, ibu menjadi sosok kunci dalam urusan menyajikan makanan. Dengan gerakan Kembali ke Meja Makan, pemenuhan gizi akan tercukupi. Selain itu, meja makan juga menjadi sarana keakraban antaranggota keluarga.

Dalam kegiatan tersebut, Mbak Ita didampingi Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Semarang, Alwin Basri. Keduanya menyapa masyarakat dan ibu-ibu kader PKK dari Kecamatan Ngaliyan.

“Gebyar 10 program pokok PKK kali ini berlangsung di Kecamatan Ngaliyan. Kecamatan ini merupakan salah satu penyangga pangan. Bahkan, kecamatan ini memiliki pertanian terpadu,” jelas Mbak Ita.

Baca juga:  Disdik Semarang Pastikan SDN Jomblang 04 Sudah Tidak Ada, Digabung dengan SD Jomblang 03

Beragam kegiatan yang kemarin digelar, antara lain bazar murah produk UMKM 10 kelurahan di Kecamatan Ngaliyan dan Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman). Ada pula perlombaan PKK, seperti lomba memasak, membuat minuman, lomba menggambar serta mewarnai anak-anak, dan lain sebagainya.

Sementara itu, Alwin Basri menyampaikan, Gebyar 10 program PKK ini menjadi ajang pemberdayaan masyarakat. Tujuannya untuk mempererat silaturahmi, bertukar informasi, menambah wawasan, dan mengimplementasikan 10 program pokok PKK.

“Saya mengimbau kepada seluruh kader untuk bisa menjadi garda terdepan perpanjangan tangan pemerintah. Melakukan pembinaan, turun ke masyarakat, memberikan edukasi, sosialisasi dan melaksanakan 10 program pokok PKK guna meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” ungkapnya.

Baca juga:  Hari Pajak 2024, DJP Jateng Kembali Gelar Spectaxcular

Alwin juga mengajak para kader untuk membumikan program-program BKKBN RI. Salah satunya Gerakan Kembali ke Meja Makan.

“Melalui Gebyar 10 Program Pokok PKK ini, kami ingin membumikan program BKKBN, bahkan pemerintah pusat. Seperti mengampanyekan gerakan kembali ke meja makan supaya internal keluarga bisa lebih baik,” terangnya. (int/adf)