Pelatihan Digital Branding Tingkatkan Daya Tarik Wisata

DENGARKAN: Masyarakat kelurahan Brontokusuman saat mengikuti pelatihan EO dan Digital Branding di Hotel Indies Prawirotaman belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta menggelar pelatihan Event Organizer (EO) dan Digital Branding kepada puluhan pemuda di Kelurahan Brontokusuman pada 27-29 Juni 2024 di Hotel Indies Prawirotaman. Kegiatan itu dilakukan untuk meningkatkan daya tarik wisata di wilayah secara mandiri.

Kepala Disdikpora Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori mengungkapkan, pelatihan itu dilakukan untuk memberikan bekal kepada pemuda dalam meningkatkan kreativitas dan kemandirian, dalam menggali potensi di wilayahnya. Dengan harapan, dapat menciptakan kemandirian dan mengurangi ketergantungan dari pihak lain.

“Ini juga menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang juga berkaitan dengan Indeks Pembangunan Pemuda,” ungkapnya, beberapa waktu lalu.

Baca juga:  Bahan Makanan Jadi Pemicu Deflasi

Lebih lanjut, indeks pembangunan pemuda diukur dengan sejumlah indikator seperti pendidikan, kesehatan, kesempatan kerja, kepemimpinan, kesetaraan gender dan inklusivitas. Sehingga dengan kegiatan seperti ini dapat memperkuat indeks pembangunan pemuda.

“IPM Kota Yogyakarta masih menempati peringkat tertinggi secara nasional pada angka 88,61 persen. Sementara untuk indeks pembangunan pemuda itu, ada di level provinsi, di mana DIY juga berada di posisi tertinggi dengan nilai 70 persen. Tentu ini harus kita pertahankan dan terus tingkatkan bersama-sama,” tambahnya.

Sejalan dengan itu, Ketua Forum Kewirausahaan Pemuda Jogja yang juga menjadi mentor dalam pelatihan, Muhammad Helmi Rahman menjelaskan, selama tiga hari, 55 peserta memperoleh materi dari praktisi berpengalaman tentang dasar penyelenggaraan event dan penyusunan proposal, konten digital, public speaking juga lobby dan negosiasi. Di akhir kegiatan, peserta kemudian diminta mempresentasikan proposal event yang telah mereka susun.

Baca juga:  Kalurahan Berkarakter Pancasila Tingkatkan Jiwa Berbangsa

“Kegiatan ini sangat relevan dengan Kota Yogyakarta, khususnya Kelurahan Brontokusuman yang memiliki Kawasan Prawirotaman sebagai destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan lokal hingga mancanegara. Sehingga generasi mudanya harus disiapkan, agar paham tentang penyelenggaraan event dan branding,” jelasnya.

Di sisi lain, salah satu peserta Muhammad Nendra menambahkan, di kampungnya secara rutin telah digelar event tahunan, mulai dari yang bertema religi, budaya, serta kebangsaan. Dengan keikutsertaannya pada pelatihan ini, diharapkan event yang telah rutin digelar sebelumnya dapat lebih menarik.

“Saya berharap para pemuda di Brontokusuman yang aktif di karang taruna kampung bisa menambah wawasan dan kemampuan dalam penyelenggaraan event. Sehingga event yang kita buat bisa dikemas dengan lebih kreatif dan menarik, supaya punya nilai jual ke khalayak yang lebih luas,” pungkasnya. (riz/abd)