Pemkot Semarang Kembali Raih Penghargaan

SIMBOLIS: Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menerima Penghargaan kategori Terinovasi dalam Pembangunan Keluarga 2024 yang diserahkan langsung oleh Menko PMK Muhadjir Effendy dan Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo saat puncak perayaan Harganas ke-31 di Simpang Lima Semarang, belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang meraih penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI sebagai daerah terinovasi dalam pembangunan keluarga tahun 2024. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dan Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo menyerahkan langsung penghargaan kepada Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Penghargaan diberikan saat puncak perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 di lapangan Simpang Lima. Kota Semarang dinilai berhasil dalam percepatan penurunan stunting.

Dalam sambutannya, Menko PMK Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa upaya penurunan stunting harus dilakukan dengan intervensi terhadap remaja putri, calon pengantin, dan ibu hamil. Jadi bukan hanya pada anak.

Baca juga:  UIN Walisongo Jalin Kerja Sama dengan JNU Tiongkok

“Ini Bu Wali Kota Semarang yang salah satunya telah memberikan contoh yang bagus. Bahkan, luar biasanya, beliau bisa mendapatkan penghargaan dari PBB. Dan ini saya harap bisa jadi prototype,” ucapnya, belum lama ini.

Dirinya menyebut, inovasi berbagai daerah dalam upaya pengentasan stunting pasti terus dilakukan Kepala Daerah. Namun, alangkah bagusnya lagi jika bisa saling tukar pengalaman.

“Ini sudah berjalan dengan baik, saya yakin paling tidak tahun 2025 angka prevalensi stunting kita bisa di bawah 20 persen,” jelasnya. (int/adf)