Kudus  

Proklim Desa Kajar Komitmen Jaga Sumber Mata Air

GALAKKAN: Aksi penanaman di Hari Lingkungan Hidup Sedunia bersama Camat Dawe, di Desa Kajar, beberapa waktu lalu. (UMI ZAKIATUN NAFIS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Program kampung iklim Desa Kajar, Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus adalah komitmen mereka untuk menjaga Sumber Daya Alam (SDA). Secara rutin, proklim Desa Kajar melakukan aksi tanam pohon.

Kepala Desa Kajar, Bambang Totok Subianto mengungkapkan, Proklim Desa Kajar didirikan 2022. Dengan beberapa aksi peduli lingkungan yang dilakukan. Diantaranya penanaman 2.500 pohon durian.

“Penanaman ini tak hanya untuk penghijauan tetapi juga ketahanan pangan untuk masyarakat Desa Kajar. Dan menjaga sumber mata air karena desa Kajar berada di lokasi lereng gunung Muria,” ungkapnya kepada Joglo Jateng.

Baca juga:  H. Masan dan Sam'ani Jalani Fit Proper Tes Bacabup PDIP

Bambang mengungkapkan, bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) dilaksanakan juga penanaman pohon aren dan pohon beringin. Kedua pohon ini dapat menjaga sumber mata air karena perakaranya mampu menahan air dan erosi permukaan. Selain itu mampu memompa unsur-unsur hara dari lapisan tanah.

“Kita tanam di area hutan dan lereng gunung. Sehingga kawasan Muria ini tetap lestari dan melimpah sumber air minumnya,” katanya.

Penanaman pohon kelapa sebanyak 450 pohon juga dilakukan. Dengan pembagian secara merata setiap rumah satu pohon. Menurutnya, pohon kelapa ini memiliki banyak manfaat. Selain kelapanya yang bisa dijual, janur atau daun kelapa juga selalu dibutuhkan masyarakat.

Baca juga:  GP Ansor Kudus Dukung Pj Bupati Wujudkan Good Governance dan Good Goverment

Bambang berharap, dengan adanya giat penanaman yang dilakukan konsistten, ketersediaan air minum dari lereng Muria selalu ada, tetap lestari dan terjaga. Selain itu juga tanah yang subur menjadi salah satu kekayaan untuk kemandirian pangan masyarakat Desa Kajar sehingga tujuan proklim bisa tewujud.

“Yang penting masyarakat berpenghasilan dan kompak bersama menjaga kelestarian hutan. Desa Kajar diberi kenikmatan sumber air, sehingga harus dijaga,” harapnya. (cr1/fat)