Raih Prestasi di Dua Bidang Berbeda

Ayrin Naura Ratnadewati
Ayrin Naura Ratnadewati. (DOK. PRIBADI/JOGLO JOGJA)

MAMPU meraih prestasi dalam dua bidang berbeda merupakan hal luar biasa dan hanya segelintir orang yang bisa melakukannya. Salah satunya Ayrin Naura Ratnadewati. Dara asli Wonogiri itu bisa meraih prestasi di bidang taekwondo dan tari.

Awal mula keikutsertaannya dalam dunia taekwondo dimulai ketika dirinya duduk di bangku kelas tujuh, saat mengikuti ekstrakurikuler di sekolah. Diceritakan bahwa pada saat itu, Ayrin mulai merasa tertarik dan ingin mengembangkan diri.

“Saya terjun taekwondo itu kelas tujuh. Kemudian terjun untuk bertanding dan mendapatkan juara saat kelas delapan. Selama kelas delapan itu, alhamdulillah bisa memperoleh Gubernur cup juara tiga, Kapolda presisi cup juara tiga, Kejuaraan Kabupaten (kejurkab) juara satu,” ungkapnya, belum lama ini.

Baca juga:  Sukses Kendalikan Inflasi, Juni 2024 Deflasi Kota Semarang Minus 0,26 Persen

Gadis yang sejak kecil tinggal di Sleman itu menjelaskan, meski telah mendapatkan berbagai penghargaan, bukan berarti dirinya tidak mengalami kendala. Salah satunya harus membagi waktu latihan dan belajar secara proporsional. Meski begitu, menurutnya itu semua tak menjadi masalah besar dalam meraih cita-cita.

“Pulang sekolah biasanya jam 16.00 WIB. Setelah itu dilanjutkan latihan, sehingga harus pulang magrib. Itu saya lakukan lima kali dalam satu minggu. Selain itu, ketika saat akan bertanding tapi beratnya over, saya juga harus kerja keras untuk menurunkan berat badan,” tambahnya.

Baca juga:  Ketidaksengajaan Berbuah Jadi Kesenangan

Selain menjadi atlet taekwondo, dirinya juga pernah meraih prestasi dalam bidang tari, yang mana ia pernah mendapatkan juara saat mengikuti pawai maskot pada 2018 lalu. Kemudian pada 2023, Ayrin juga pernah mendapatkan juara dua dalam bidang yang sama.

“Saya terjun ke tari ini karena ibu saya sebagai pengurus sanggar. Namun ketika disuruh memilih tari dan taekwondo, saya tetap memilih taekwondo karena itu merupakan keinginan dari dalam diri saya sendiri. Sedangkan tari hanya fokus di maskot dan berlatih di sebelum hari H pelaksanaan saja,” pungkasnya. (riz/abd)