Kudus  

Majelis Alumni IPNU Kudus Dukung Pj Bupati terkait Pengisian JPT untuk Wujudkan Good Governance

Ketua Majelis Alumni IPNU Kudus, Sholeh Syakur. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Ketua Majelis Alumni IPNU Kudus Sholeh Syakur menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Penjabat (Pj) Bupati Kudus Hasan Chabibie terkait pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus tahun 2024. Menurutnya, kebijakan ini merupakan langkah strategis dalam rangka meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Sholeh Syakur mengungkapkan evaluasinya terhadap kondisi birokrasi di Kudus. Ada beberapa persoalan seperti perades yang sebelumnya mangkrak selama satu tahun berhasil diselesaikan dalam waktu 3 bulan di bawah komando Pj Bupati. Sebab melihat pentingnya peranan perangkat desa sebagai pelayan publik yang tidak boleh kosong. Dia juga mengamati adanya jabatan strategis yang diisi oleh individu-individu yang kurang sesuai dengan bidang keahlian dan kompetensi yang dibutuhkan.

Baca juga:  PAD Rahtawu Digunakan untuk Kesejahteraan Masyarakat

“Dalam konteks ini, transparansi dalam pengisian jabatan kepala dinas melalui uji kompetensi pejabat adalah langkah yang sangat penting. Ini bukan hanya untuk meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong akuntabilitas, memastikan kompetensi pejabat, dan memperkuat nilai-nilai demokrasi dalam pemerintahan,” ujarnya, Kamis (4/7/2024).

Lebih lanjut, Sholeh Syakur menegaskan bahwa jika ada yang mengkritik kebijakan pengisian JPT di Pemerintah Kabupaten Kudus, ia malah menantangnya. Menurutnya, sebelumnya proses pengisian jabatan penting tersebut cenderung bersifat transaksional dan politis, yang bisa mengancam integritas sistem pemerintahan. Sedangkan Pj Bupati Kudus saat ini sedang berupaya memperbaikinya.

Baca juga:  Pelajar SMP Diberi Edukasi Manajemen Keuangan

“Dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Majelis Alumni IPNU Kudus, diharapkan dapat memperkuat penerapan kebijakan ini. Kami berharap agar pemerintahan Kabupaten Kudus semakin terarah dan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik serta lebih akuntabel kepada masyarakat,” tandasnya.

Dengan demikian, lanjutnya, dukungan dari Majelis Alumni IPNU Kudus menjadi salah satu dorongan penting untuk menjaga integritas dan transparansi dalam pengelolaan pemerintahan di tingkat kabupaten, menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi kemajuan bersama. (adm/gih)