Usulkan Calon di Pilkada dari Golkar

Sekretaris DPP Golkar Bantul Widodo
Sekretaris DPP Golkar Bantul Widodo. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kabupaten Bantul, Widodo menyebut, pengurus Golkar tingkat kecamatan usulkan salah satu calon untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bantul dari Golkar. Adapun pendapat ini merupakan hasil dari pertemuan internal partai beberapa waktu lalu.

“Kemarin DPD Golkar DIY ingin mendengar suara, baik dari tingkat kecamatan dan kabupaten itu bagaimana kehendaknya. Dari teman-teman, khususnya kecamatan, pokoknya menghendaki Golkar harus ada yang maju, kalau tidak calon bupatinya, ya wakil bupati,” ungkapnya, Kamis (4/7/24).

Menurutnya, hingga saat ini Golkar Bantul belum memutuskan akan mengerucut pada bakal calon (balon) mana pun. Hal itu mengingat waktu pendaftaran calon Pilkada baru akan dilakukan pada Agustus mendatang, atau masih menyisakan waktu kurang lebih dua bulan lagi.

Baca juga:  Pemkot Yogyakarta Anggarkan Rp9 M untuk Pemeliharaan Jalan Gedongkuning

Berdasarkan hasil survei pertama yang diselenggarakan melalui mekanisme penjaringan partai Golkar, kata Widodo, balon incumbent yakni Abdul Halim Muslih masih unggul dari yang lain. Namun pihaknya berpendapat bahwa survei ini masih penilaian berdasarkan balon perorangan atau belum dipasangkan dengan balon lain.

“Kalau yang kemarin hanya disebut, survei Golkar dari Voxpol, incumbent masih unggul. Tapi itu perorangan. Survei yang kedua nanti akan dipasangkan. Nanti baru akan mengerucut, tapi tetap karena semuanya masih dinamis, bisa berubah,” jelasnya.

Di lain sisi, Golkar juga mengatakan, sudah ada pembicaraan kepada beberapa parpol terkait dengan rencana koalisi. Ia membeberkan beberapa parpol itu yakni PKB, Gerindra, Demokrat, PAN, dan PKS.

Baca juga:  Antisipasi Peningkatan ODGJ, KSSJ Digiatkan

Sedangkan, perihal sudah koalisi mengerucut pada tiga partai yakni Golkar, Gerindra, dan PKB, dirinya sempat berucap meskipun langsung diralat. “Istilahnya bukan mengerucut, tetapi ada komunikasi. Kalau mengerucut sudah pasti, umpamanya. Tapi kalau nanti pertengahan Juli atau Agustus ada calon yang kuat, bisa saja berubah. Sebelum ada hitam di atas putih, masih bisa berubah,” ujarnya.

Sementara itu, sebelumnya, Ketua DPC Gerindra Bantul Datin Wisnu Pranyoto telah mengatakan perihal tiga partai yang sudah mengarah akan berkoalisi ini. “Untuk saat ini komunikasi kita mengerucut pada tiga partai, Gerindra, PKB, dan Golkar,” tuturnya, Kamis (27/6). (nik/abd)