Kudus  

Promosikan Potensi Desa Melalui Parade Seni Budaya

MERIAH: Kepala Disbudpar Kudus, Mutrikah bersama Kades Menawan, Tri Lestari dan Camat Gebog, Fariq Musthofa larut dalam Parade Seni dan Kirab Budaya saat pembukaan gelaran Menawan Mantu Juli 2024, akhir pekan lalu. (UMI ZAKIATUN NAFIS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Pemerintah Desa Menawan kembali menggelar rangkaian Menawan Mantu. Pada Juli 2024 ini gebyar tahunan Desa Menawan tersebut menyajikan parade seni budaya di Sanggar Seni dan Budaya Abiyoso, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kudus, Jumat (5/7) dan Sabtu (6/7). Kemudian dilanjutkan kirab Budaya Adri Shankara, Minggu (7/7/24).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, Mutrikah sangat mengapresiasi gelaran even yang mengangkat nilai agama, budaya dan adat istiadat. Menurutnya, Menawan Mantu merupakan satu langkah konkret untuk memajukan desa wisata.

“Oleh sebab itu kami mengapresiasi atas dilaksanakannya Menawan Mantu yang digelar Mei hingga Agustus nanti,” ungkapnya.

Tika menilai pelibatan lembaga pendidikan di tingkat TK, KB, SMP hingga SMA ini merupakan gebrakan luar biasa. Sebab agenda ini memberikan wadah ekspresi bagi generasi yang akan memajukan bangsa di era Indonesia Emas 2045.

Baca juga:  Disnakerperinkop UKM Kudus Luncurkan Aplikasi SiCakepKu

“Sangat tepat ketika Menawan memberikan apresiasi dan kesempatan kepada mereka sebagai penerus yang memajukan potret Indonesia,” ujarnya.

Even ini juga sebagai upaya dalam rangka mempromosikan potensi yang dimiliki desa. Sehingga masyarakat luas akan tahu potensi ekraf dan seni budaya.

“Ini selaras dengan adanya desa wisata sebagai salah satu cara memberdayakan masyarakatnya. Jika didukung SDM masyarakat yang luar biasa, berbagai potensi yang dimilki berupa potensi seni budaya pariwisata bisa tereksplore,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Gebog, Fariq Musthofa menyebut jika Parade Seni dan Kirab Budaya Desa Menawan bisa memberikan wadah tersendiri bagi potensi warganya. Menurutnya, Menawan Mantu menjadi wadah menarik untuk memunculkan banyak potensi.

Baca juga:  Jemaah Haji Kudus Dijadwalkan Pulang 12 Juli

Pihaknya juga mengapresiasi kegiatan tahunan Desa Menawan. Ia berharap adanya kolaborasi dari berbagai unsur ini bisa menciptakan sinergitas untuk memajukan Menawan.

“Semua turut serta. Mulai dari Pemdes, tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat Desa Menawan,” ungkapnya.

Kepala Desa Menawan, Tri Lestari menjelaskan, pagelaran Menawan Mantu Jilid 3 ini mengkolaborasikan tiga hal. Yakni nilai budaya, ekonomi dan pemberdayaan masyarakat di Desa Menawan.

“Kami mencoba berkolaborasi dengan seluruh elemen termasuk anak-anak di Desa Menawan turut membranding Menawan Mantu,” ujar Ririn, sapaan akrab Kades Menawan.

Baca juga:  Pengurus Ikawati BPN Kudus Periode 2024 Dikukuhkan

Diketahui, Agenda tahunan budaya Menawan Mantu, Desa Menawan, diawali dengan pengajian umum sedekah bumi, kenduri dan pagelaran ketoprak pada Senin (20/5) hingga Selasa (21/5) di Sanggar Seni dan Budaya Abiyoso. Pada Juni, tepatnya Rabu (5/6) hingga Minggu (9/6) ada Macak Muria Fun Trail Run, workshop Pengelolaan Sampah, Persari dan Summer Camp, Gelar Stand UMKM dan Aksi tanam Vertiver.

Lalu pada Jumat (5/7) hingga Sabtu (6/7) Parade Seni dan Budaya terdiri pementasan tari dari Sanggar Tari Wira Bhakti. Lembaga pendidikan di Menawan juga turut dilibatkan dalam pentas seni dan barong. Serta sarasehan budaya dan suguhan stan UMKM se Desa Menawan. (cr1/fat)