Pati  

Kekeringan Landa Dua Desa di Pati

KONDISI: Tampak warga Desa Tondokerto Jakenan sedang mengambil bantuan air bersih, belum lama ini. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Kekeringan mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pati. Setidaknya sudah ada 2 desa yang terdampak kekeringan. Antara lain yakni Desa Tambahagung Kecamatan Tambakromo dan Tondokerto Kecamatan Jakenan Pati.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati Martinus Budi Prasetyo menyebutkan, pihaknya baru menerima laporan satu desa yang mengalami kekeringan. Data itu berdasarkan pengajuan permohonan bantuan air bersih.

“Kalau desa yang mengalami kekeringan dan sudah mengajukan bantuan dropping air bersih baru satu desa. Itu Desa Tambahagung Kecamatan Tambakromo,” kata dia lewat sambungan telepon kepada Wartawan Joglo Jateng, Senin (8/7/24).

Baca juga:  Bantah Soal Pencemaran Sungai Juwana, DLH Dianggap Kayak Jubir Perusahaan

Terpisah, warga Desa Tondokerto Jakenan Pati juga dilaporkan kesulitan mendapatkan air bersih. Warga desa tersebut hanya mengandalkan bantuan air bersih dari donatur selama beberapa pekan belakangan ini.

“Kekurangan air bersih di Desa Tondokerto sudah dua minggu,” ujar Babinsa Desa Tondokerto Sertu Sudadi, beberapa waktu lalu.

Sertu Sudadi menyebut warga di daerahnya memang sering kesulitan mendapatkan air bersih saat musim kemarau. Kondisi ini disebabkan sumber air berubah menjadi asin. Sehingga tidak bisa digunakan untuk kebutuhan masak dan minum.

“Selama ini mungkin dari Pansimas. Tapi saat ini Pamsimas masih belum sampai sini,” lanjut dia. (lut/fat)