Teknik Lingkungan UIN Walisongo Menggugah Semangat Kota: Bersihkan Sungai Silandak lewat ‘Kali-kali Aja Resiik’

PEDULI LINGKUNGAN: Mahasiswa Teknik Lingkungan UIN Walisongo Semarang angkatan 2023 bersama Departemen CSR Marimas, DPU Kota Semarang, BBWS Pemali Juana, tim Marimas, serta relawan pemuda melaksanakan kegiatan "Kali-kali Aja Resiik" di Sungai Silandak, Sabtu (6/7/2024). (HUMAS/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Mahasiswa Teknik Lingkungan UIN Walisongo Semarang angkatan 2023 melaksanakan kegiatan “Kali-kali Aja Resiik” di Sungai Silandak, pada Sabtu (6/7/2024).

Sungai yang terletak di antara Kelurahan Bambankerep dan Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan ini menjadi fokus utama aksi lingkungan. Tujuannya untuk menjaga keberlanjutan sungai di Kota Semarang.

“Kali-kali Aja Resiik” merupakan bentuk keterpanggilan mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan UIN Walisongo 2023 terhadap pelestarian sungai di Kota Atlas.

Inisiatif ini disambut baik oleh Departemen CSR Marimas, yang bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, BBWS Pemali Juana, tim Marimas, serta relawan pemuda, berjumlah kurang lebih 100 orang, turut serta dalam membersihkan Sungai Silandak.

Baca juga:  Pemkot Semarang Raih Penghargaan dari PBB

Ketua panitia, Isna Auliya menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membudayakan kebersihan sungai dan menjadikan sungai sebagai cerminan kota yang berkelanjutan.

“Semoga ini menjadi awal gerakan yang membudaya dan menjadikan sungai sebagai perwajahan Kota Semarang yang berkelanjutan,” ujarnya.

Pak Lantip Waspodo dari Departemen CSR Marimas menyatakan antusiasmenya terhadap kolaborasi ini dan berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin.

“Kami sangat antusias dengan kegiatan Kali-kali Aja Resiik. Harapannya kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin bulanan, terlebih menyambut musim penghujan,” katanya.

Baca juga:  BI Jateng: PHK Masif di Industri TPT dan Alas Kaki Akibat Kesulitan Bahan Baku dan Penurunan Permintaan

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Walisongo, Dr. H. A. Hasan Asy’ari Ulama’i, M.Ag, mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah positif untuk program studi yang baru.

“Ini merupakan kegiatan yang bagus untuk program studi baru. Semoga dapat terus berlanjut,” ujarnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Mochamad Hisam Ashari, ST, M.T, juga menunjukkan antusiasmenya terhadap kegiatan ini.

“Kegiatan ‘Kali-kali Aja Resiik’ ini sangat bagus untuk kegiatan mahasiswa. Semoga bisa berlanjut di sungai-sungai Kota Semarang,” ungkapnya.

Baca juga:  RSUD dr. Adhyatma, MPH Bangun Sistem Digital untuk Mudahkan Kinerja Pelayanan

Warga sekitar juga merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini.

“Semoga dengan kegiatan Kali-kali Aja Resiik di Sungai Silandak, di musim penghujan tidak akan terjadi banjir,” harap salah satu warga.

Kegiatan “Kali-kali Aja Resiik” menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi berbagai pihak dapat mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan bagi Kota Semarang. (hms/adf)