Wisata  

Karang Jahe Beach Lakukan Pembenahan Saluran Air

PEMBENAHAN: Pengelola wisata KJB melakukan pembenahan wisata pada saluran air di sekitar pantai KJB belum lama ini. (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

REMBANG, Joglo Jateng – Karang Jahe Beach (KJB) Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang tetap eksis menjaga keindahan alamnya. Perlu adanya sarana dan prasarana untuk menarik minat wisatawan. Dengan begitu, pihak pengelola selalu menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah tersebut.

Pengelola wisata pantai Karang Jahe, Taufiqur Rohmah mengungkapkan, adanya pembenahan saluran air di sekitar wisata bagian barat. Pembenahan ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan warga sekitar yang sebelumnya merasa terganggu dengan saluran air MCK yang kurang tertata.

Taufiqur menjelaskan, saluran air MCK yang sebelumnya membuat warga tidak nyaman karena mengalir di belakang rumah warga kini sudah dalam tahap pembenahan. Pengukuran sudah selesai, dan pelaksanaan sudah dimulai dan akan selesai sekitar 10 hari lagi.

Proses pembenahan melibatkan pengaturan ulang aliran air limbah. Air limbah yang masuk ke sungai kini dialirkan melalui resapan terlebih dahulu, sehingga saat mencapai sungai, air sudah dalam kondisi lebih bersih.

“Air yang tadinya mengalir langsung ke tambak untuk pembuatan garam dan budidaya bandeng kini melalui proses penyaringan terlebih dahulu,” tambahnya kepada Joglo Jateng belum lama ini.

Saluran air yang diperbaiki memiliki panjang sekitar 107 meter dan dilengkapi dengan bak kontrol dan bak penyaringan. “Air masuk di bak kontrol, lalu masuk ke bak penyaringan, dan akhirnya ditampung sebelum dibuang ke sungai,” ungkapnya.

Selain itu, pembenahan ini juga melibatkan pemuda karang taruna melalui program bas dakker 3 unit. Selain itu juga berkolaborasi dengan anggaran pembangunan berasal dari hasil retribusi parkir serta dana dari Bumdes.

“Dengan langkah-langkah ini, saluran air kini lebih aman dan tidak mengganggu kenyamanan warga,” jelasnya.

Lebih lanjut, pembenahan akan terus berjalan sambil memantau perkembangan di lapangan. Saat ini, saluran air sudah mulai berfungsi dengan baik, dan kami akan terus memperbaiki sambil berjalan.

“Pembenahan saluran air ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar Desa Punjulharjo, meningkatkan kualitas air sungai, dan memperbaiki kebersihan serta kesehatan masyarakat setempat, tutupnya. (cr3/fat)