Pemkot Yogyakarta Anggarkan Rp9 M untuk Pemeliharaan Jalan Gedongkuning

SIGAP: Petugas saat melaksanakan pengerjaan perbaikan di Jalan Gedongkuning sisi selatan, belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melanjutkan pemeliharaan berkala Jalan Gedongkuning sisi selatan pada tahun ini. Pemeliharaan berkala itu meliputi pembangunan saluran air hujan atau drainase sampai pengaspalan dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp9 miliar.

Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta Hasri Nilam Baswari menjelaskan, pemeliharaan ini menggunakan APBD Kota Yogyakarta tahun 2024 dengan pagu mencapai sekitar Rp9 miliar. Dengan masa pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Gedongkuning selatan selama 180 hari kalender yang dimulai sejak pertengahan Mei lalu.

Baca juga:  6 Kecelakaan dan 3 Korban Meninggal, Polres Bantul Pasang Ban Bekas dan Imbau Pengendara Berhati-hati di Jalan Imogiri-Dodogan

“Jalan Gedongkuning sisi selatan dipilih karena melanjutkan pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Gedongkuning sisi utara di tahun 2023. Secara umum, kondisi Jalan Gedongkuning berdasarkan survei kondisi jalan akhir tahun 2022 adalah rusak ringan seratus persen,” ungkapnya, belum lama ini.

Adapun pekerjaan pemeliharaan Jalan Gedongkuning itu meliputi pembuatan saluran drainase dan pekerjaan aspal. Pembangunan saluran drainase dilakukan dengan menggunakan box culvert ukuran 100×100 centimeter. Sedangkan pekerjaan aspal meliputi pengelupasan dan perbaikan struktur aspal dan overlay aspal.

Panjang pekerjaan pemeliharaan Jalan Gedongkuning selatan sepanjang 1,05 kilometer mulai dari simpang empat PLN Gedongkuning sampai dengan selatan simpang empat Ngeksigondo. Baik pekerjaan drainase maupun aspal dilaksanakan sepanjang jalan tersebut. “Drainase diperbaiki karena existing tidak berfungsi optimal dan bercampur dengan saluran irigasi,” terangnya.

Baca juga:  Tingkatkan Perekonomian lewat Pelatihan Ekspor

Ia menambahkan, selama pengerjaan pemeliharaan berkala itu dipastikan tidak ada penutupan arus lalu lintas jalan secara total. Hal itu karena pengerjaan pemeliharaan itu bisa dilakukan bertahap.

“Saat ini pun tidak ada penutupan satu sisi jalan. Kedua sisi bisa berfungsi normal. Hanya diperlukan penyesuaian manajemen lalu lintas saja,” pungkasnya. (riz/abd)