Kudus  

CPNS Kemenag IAIN Kudus Dibuka

FOKUS: Sejumlah peserta mengikuti Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2020 di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, beberapa waktu lalu. (ANTARA/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) IAIN Kudus telah resmi dibuka mulai 1 hingga 14 September 2024. IAIN Kudus tahun ini membuka 31 formasi yang terbagi menjadi 18 formasi untuk dosen dan 13 formasi untuk tenaga kependidikan (tendik).

Humas IAIN Kudus, Taqiyusinna membeberkan rincian formasi yang dibuka di IAIN Kudus. Untuk Formasi Dosen Asisten Ahli yakni S-2 Akuntansi sebanyak 1 formasi umum. S-2 Akuntansi Syariah 1 formasi umum, dan S-2 Bimbingan dan Konseling 1 formasi umum.

Baca juga:  Siapkan Lulusan Terampil Kerja melalui Tangria Spa dan Oza Cafe

“Lalu S-2 Ilmu Filsafat 1 formasi umum, S-2 Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Perdata 1 formasi umum, S-2 Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Pidana 1 formasi umum,” ungkapnya belum lama ini.

Lebih lanjut, untuk S-2 Ilmu Komunikasi/S-2 Kajian Budaya dan Media sebanyak 2 formasi umum. Kemudian S-2 Ilmu Tasawuf/S-2 Tasawuf dan Psikoterapi 1 formasi umum, serta S-2 Pendidikan Bahasa Arab/S-2 Sastra Arab 1 formasi umum.

“S-2 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyyah 1 formasi umum, S-2 Pendidikan Seni Konsentrasi Seni Musik 1 formasi umum, dan S-2 Sistem Informasi/S-2 Teknik Informatika 6 formasi umum,” tuturnya.

Baca juga:  Pemdes Singocandi Berencana Ambil Alih Aset Desa

Sementara untuk Formasi Tenaga Kependidikan yakni Analis Anggaran Ahli Pertama 1 formasi umum. Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Pertama 2 formasi umum. Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama 1 formasi umum dan Auditor Ahli Pertama 4 formasi umum

“Untuk Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Pertama sebanyak 1 formasi umum, Pranata Komputer Ahli Pertama 3 formasi umum dan 1 formasi disabilitas,” tukasnya.

Sedangkan untuk formasi penyandang disabilitas, disiapkan dengan ketentuan pelamar berkebutuhan khusus yang mengalami keterbatasan fisik. Hal ini dibuktikan dengan surat keterangan dari Dokter Rumah Sakit Pemerintah/Puskesmas yang menerangkan jenis dan derajat kedisabilitasannya. Selain itu disertakan juga video singkat yang menunjukan kegiatan sehari-hari pelamar dalam menjalankan aktivitas sesuai jabatan yang akan dilamar. (adm/fat)