Kembalikan Esensi Budaya, Ini Konsep Baru Dieng Culture Festival 2025

PROSESI: Tampak prosesi ruwatan rambut gimbal dalam gelaran DCF di Banjarnegara, beberapa waktu lalu. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

BANJARNEGARA, Joglo Jateng – Dieng Culture Festival (DCF) 2025 akan mengusung konsep baru. Event tahunan yang biasa digelar pada Agustus tersebut rencananya akan lebih mengedepankan nilai budaya pada setiap acara, sehingga esensi dari DCF tetap terjaga.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Banjarnegara Tursiman, melalui Kabid Kebudayaan, Yelly Harmoko mengatakan, perubahan konsep DCF tahun ini dilatarbelakangi oleh pergeseran persepsi masyarakat. Menurutnya, beberapa tahun terakhir, orang lebih tertarik mengunjungi DCF karena hiburan yang dihadirkan. Maka, pihaknya tengah menggodok konsep baru bersama Pokdarwis setempat untuk mengembalikan esensi DCF.

“Perubahan konsep ini berangkat dari kesadaran kita, karena DCF itu sendiri intinya pada culture. Selama ini orang tanya DCF bukan tanya culture nya, tapi tanya artisnya siapa, padahal artis yang didatangkan itu mengisi sub kegiatannya. Jadi kita ingin mengembalikan lagi ruh dari DCF itu sendiri, namun bukan berarti meninggalkan sub kegiatannya itu,” ujarnya, Selasa (17/6/25).

Yelly menyebutkan, salah satu perbedaan yang paling kentara adalah digantinya gelaran Jazz di Atas Awan. Rencananya, acara itu akan diganti dengan Simfoni di Atas Awan. Meski terlihat sama, tapi terdapat perbedaan yang cukup mencolok di antara keduanya, yakni adanya unsur budaya yang akan dimasukkan dalam Simfoni di Atas Awan.

“Sebenarnya ada perbedaan yang mencolok. Dalam artian begini, artis mungkin sama nasional, tetapi kami ada konsep budaya yang disisipkan pada simfoni tersebut, mungkin seperti orkestra Jawa atau sejenisnya. Kalau seperti itu kan tidak meninggalkan ‘ruh’ dari culture-nya dan lebih pas. Tapi ini masih digodok bersama,” terangnya.

Dijelaskannya, rencananya pekan ini pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut terkait pelaksanaan DCF bersama pokdarwis dan bupati. Dengan adanya konsep baru ini, diharapkan marwah DCF tetap terjaga, dengan tidak menurunkan kualitas sebelumnya. (abd/sam)