Pati  

Hujan di Hulu Bikin Banjir Pati Meninggi, Ribuan Hektare Sawah dan Tambak Tenggelam

Salah satu wilayah di Kabupaten Pati yang terendam banjir
KONDISI: Salah satu wilayah di Kabupaten Pati yang terendam banjir, Rabu (28/1/26). (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Kondisi banjir di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, tak kunjung membaik dan justru dilaporkan kembali meninggi. Hingga kini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati mencatat genangan air masih merendam 50 desa yang tersebar di tujuh kecamatan.

Kenaikan debit air ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan hulu di Pegunungan Kendeng dan Muria dalam beberapa hari terakhir. Akibatnya, ribuan rumah warga tergenang dan ribuan jiwa terpaksa bertahan di pengungsian maupun rumah kerabat.

Sebaran Wilayah Terdampak

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya mengungkapkan, banjir saat ini melanda tujuh kecamatan. Berdasarkan data BPBD, sebaran desa yang tergenang antara lain:

  • Kecamatan Pati: 7 desa
  • Kecamatan Juwana: 9 desa
  • Kecamatan Kayen: 5 desa
  • Kecamatan Jakenan: 8 desa
  • Kecamatan Sukolilo: 3 desa
  • Kecamatan Gabus: 13 desa

“Banjir saat ini masih di wilayah 7 kecamatan yang terdampak. Kemudian 50 desa yang masih ada genangan,” terang Martinus.

Ribuan Warga Mengungsi

Dampak banjir kali ini terbilang masif. Tercatat kurang lebih 3.650 rumah warga terdampak dengan total penghuni mencapai 4.606 Kepala Keluarga (KK) atau setara 12.581 jiwa.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 447 KK atau 1.096 jiwa terpaksa mengungsi. Lokasi pengungsian tersebar di sejumlah fasilitas umum serta rumah saudara atau kerabat yang aman dari jangkauan air.