PEMALANG, Joglo Jateng – Dengan komitmen menjaga keamanan dan keterlibatan masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Pemalang, para peserta massa 10 Tuntutan Aksi 4 September Gelap tergabung dalam Aliansi Masyarakat Bersatu saling peluk dan berbagi bunga bersama para petugas kepolisian. Kapolres Pemalang menyambut baik hal tersebut dan berjanji melakukan pendekatan humanis, dalam pengamanan aksi unjuk rasa di Pendopo Kabupaten Pemalang, belum lama ini.
Menurut Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana, ada kedamaian dan rasa adem melihat para peserta aksi mau berjabat tangan, memeluk dan berbagi bunga dalam aksi damai ini. Sebagai Kapolres dirinya mengapresiasi seluruh peserta aksi dan para personelnya karena mampu menjaga iklim kamtibmas yang adem, rukun dan tentrem di Pemalang.
“Kami mengapresiasi aksi damai aliansi masyarakat Pemalang bersatu. Dengan kerukunan ini dipastikan kegiatan dapat berjalan dengan baik, tertib, lancar dan aman,” kata Kapolres Pemalang.
Sebagai antisipasi, pihaknya bersama sejumlah sukarelawan aksi melakukan pengecekan barang bawaan seluruh peserta aksi sebelum memasuki area Pendopo Kabupaten Pemalang. Selama pemeriksaan tidak ditemukan hal-hal ataupun barang mencurigakan lainnya. Ini menjadi pertanda bahwa mereka datang hanya untuk menyampaikan aspirasi bukan melakukan kericuhan seperti yang terjadi di kabupaten/kota lain.
Dalam keterangan yang disampaikan oleh, Koordinator aksi Eky Diantara mengatakan bahwa pihaknya sengaja memberikan bunga kepada seluruh petugas pengamanan dalam aksi tersebut. Sebagai lambang kerukunan dan kebersamaan, dirinya berharap akai damai ini akan mendapatkan kabar gembira tentang tindaklanjut Pemkab Pemalang tentang 10 Tuntutan Aksi 4 September Gelap yang disampaikan massa aksi.
“Ini jadi simbol kedamaian dan kasih sayang, sekaligus harapan bahwa Pemkab akan segera melakukan tindaklanjut dengan 10 tuntutan yang kami sampaikan. Kita ingin membangun Pemalang dan mohon diperhatikan programnya,” paparnya. (fan/adf)










