PEMALANG, Joglo Jateng – Setelah ramai adanya korban luka bacokan di tangan karena bentrok tawuran pelajar, Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) Kabupaten Pemalang bergerak untuk menggiatkan patroli. Kepala SatpolPP Pemalang juga akan melaksanakan kunjungan sekolah serta koordinasi ke dinas pendidikan agar memberi imbauan untuk orang tua siswa lebih serius mengawasi anak-anak mereka.
Kepala SatpolPP Pemalang, Achmad Hidayat mengatakan, pihaknya akan lebih masif melaksanakan patrol, terutama di wilayah kota. Ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kejadian serupa, yaitu tawuran antar remaja yang belum lama ini membuat satu orang anak usia SMP mengalami luka bacokan di lengan dan harus dilarikan di rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
“Walaupun awalnya cerita itu korban orang tidak dikenal, ternyata setelah diselidiki penyebabnya karena tawuran antar remaja. Kita langsung bereaksi dan akan melakukan patroli di sekitar kota terutama jalan- jalan besar,” ucapnya, Minggu (9/11/25).
Dalam kronologi kejadian hasil penyelidikan Polres Pemalang terungkap bahwa korban luka-luka merupakan salah satu geng remaja yang terlibat bentrok dengan geng lainnya. Tempat kejadian perkara berada di Jalan Pantura, Kecamatan Taman. Satu orang terduga pelaku anak (ABH) telah diamankan oleh Polres Pemalang pada akhir pekan lalu.
Lanjut, KasatpolPP menyatakan akan berkoordinasi dengan dinas pendidikan selaku OPD terkait agar melakukan imbauan kepada satuan pendidikan dalam naungan mereka. Imbauan tersebut juga termasuk pengawasan orang tua agar lebih awas terhadap lingkungan pergaulan anak-anak mereka. Sehingga tidak terjadi kenakalan remaja yang merugikan lingkungan.
“Kita akan imbau masyarakat agar bareng-bareng menjaga lingkungan, apalagi sebentar lagi tahun baru libur panjang. Terutama orang tua agar lebih waswas terhadap pergaulan anak-anaknya, jadi tidak ada kejadian serupa,” tuturnya. (fan/adf)










