Perkuat Sinergi, Pemkab Banyumas dan Bank Jateng Teken Kesepakatan, Targetkan Digitalisasi Parkir

KOMITMEN: Penandatanganan kesepakatan bersama dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan keuangan daerah dan mendorong percepatan digitalisasi layanan publik di Ruang Joko Kahiman, Purwokerto, beberapa waktu lalu. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

BANYUMAS, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas bersama Bank Jateng, menandatangani kesepakatan bersama dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan keuangan daerah dan mendorong percepatan digitalisasi layanan publik, di Ruang Joko Kahiman, Purwokerto, beberapa waktu lalu.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menegaskan, Pemkab Banyumas akan terus memprioritaskan kerja sama dengan Bank Jateng. Mengingat pemerintah daerah juga merupakan salah satu pemegang saham bank tersebut.

“Kami ini pemegang saham di Bank Jateng, jadi tentu tidak etis kalau APBD kami dikelola oleh bank lain. Tapi kami berharap pelayanan terhadap Pemkab Banyumas bisa semakin baik dan inovatif,” ujar Sadewo, beberapa waktu lalu.

Ia juga menyinggung rencana penerapan sistem pembayaran cashless di sektor parkir daerah. Dijelaskannya, potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor ini cukup besar dan digitalisasi akan membantu meningkatkan akurasi, serta transparansi pengelolaan.

“Potensi parkir kita bisa mencapai lebih dari Rp 20 miliar, tapi yang masuk baru sekitar Rp 2 miliar. Kami akan uji coba sistem tap untuk parkir non tunai. Kalau berhasil, akan kami kembangkan di seluruh wilayah Banyumas, tentunya dengan dukungan Bank Jateng agar bisa real time,” jelasnya.

Melalui kerja sama ini, Pemkab Banyumas dan Bank Jateng berkomitmen mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel dan berbasis teknologi informasi. Sehingga pengelolaan keuangan pemerintah daerah dapat dilakukan secara efisien, aman dan sesuai regulasi.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko menyampaikan, komitmen untuk terus mendukung program digitalisasi keuangan daerah. “Kami siap mendukung segala bentuk digitalisasi yang dilakukan Pemkab Banyumas. Mulai dari penerapan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), layanan transaksi non tunai, sampai pengelolaan kas daerah berbasis teknologi,” paparnya. (abd/sam)