PATI, Joglo Jateng – Suasana pagi di SD Muhammadiyah Pati (Muhati) berlangsung penuh haru dan khidmat pada Selasa (10/12). Seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6, bersama para ustadz, ustadzah, dan tenaga pendidik, mengikuti rangkaian kegiatan ibadah dan aksi sosial sebagai wujud kepedulian terhadap korban bencana alam di Aceh dan Sumatera.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat Duha berjamaah, dilanjutkan dengan shalat gaib untuk mendoakan para korban yang tertimpa musibah. Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan aksi penggalangan dana kemanusiaan.
Antusiasme Tinggi, Terkumpul Rp 22 Juta
Panitia kegiatan, Luthfi Mujtami’ah menjelaskan bahwa penggalangan dana dilakukan secara serentak melibatkan seluruh warga sekolah. Mulai dari siswa kelas 1 sampai kelas 6, hingga para guru turut menyisihkan rezeki mereka.
“Alhamdulillah, total dana yang terkumpul mencapai Rp 22.012.000,” terang Luthfi.
Ia juga menggambarkan tingginya antusiasme siswa dalam kegiatan ibadah tersebut. Karena banyaknya jumlah peserta, halaman sekolah tidak cukup untuk menampung seluruh jamaah.
“Untuk shalat gaib tadi dilaksanakan di halaman sekolah. Berhubung halaman tidak sepenuhnya memuat seluruh siswa, sebagian jamaah meluber hingga ke teras sekolah dan teras masjid lama,” ungkapnya.
Pendidikan Karakter dan Empati
Selain ibadah dan donasi, pihak sekolah juga memberikan sesi pengarahan khusus (briefing) yang disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Tujuannya adalah menanamkan nilai-nilai kemanusiaan kepada para siswa.
Materi yang disampaikan mencakup pemahaman tentang tujuan pelaksanaan shalat gaib serta pentingnya memupuk rasa empati terhadap sesama yang sedang tertimpa musibah. Hal ini diharapkan dapat membentuk karakter sosial siswa yang peduli terhadap lingkungan sekitar.
Disalurkan via LazisMu
Kepala SD Muhammadiyah Pati, Ahmad Sunarto, menyampaikan bahwa seluruh hasil penggalangan dana telah diserahkan kepada Lazismu Pati. Dana tersebut selanjutnya akan disalurkan langsung kepada para penyintas bencana di Aceh dan Sumatera.
Sunarto berharap aksi solidaritas ini dapat memberikan manfaat nyata dan sedikit meringankan beban para korban.
“Semoga bantuan dari putra-putri SD Muhati dan para ustadz-ustadzah ini dapat bermanfaat. Kami mendoakan semoga saudara-saudara kita yang saat ini sedang mengalami musibah senantiasa diberikan kesabaran dan kekuatan,” pungkasnya. (uma/fat)










