BANYUMAS, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas bersama Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum menggelar acara Serah Terima Hasil Studi Integrated City Planning (ICP) in Java di Pendopo Si Panji, Kabupaten Banyumas, Jumat (19/12) malam. Kegiatan ini menandai berakhirnya pelaksanaan studi ICP di kawasan perkotaan Purwokerto.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain Kepala BPIW Kementerian Pekerjaan Umum, jajaran Pemkab Banyumas, perwakilan Pemprov Jawa Tengah, serta anggota Komisi V DPR RI. Serah terima hasil studi ICP in Java merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mendorong perencanaan dan pengembangan kota secara terpadu. Studi ini difokuskan pada kawasan perkotaan Purwokerto dengan menitikberatkan pada integrasi perencanaan infrastruktur, tata ruang, dan pengembangan wilayah perkotaan.
Gubernur Jawa Tengah yang diwakili oleh Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Harso Susilo menyampaikan apresiasi atas selesainya studi tersebut. Ia menilai dokumen ICP memiliki peran strategis sebagai rujukan perencanaan pembangunan perkotaan di Kabupaten Banyumas.

“Dokumen Integrated City Planning ini diharapkan menjadi pedoman yang komprehensif bagi Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam mengembangkan kawasan perkotaan Purwokerto secara terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan,” ujar Harso Susilo, belum lama ini.
Menurutnya, keberhasilan implementasi ICP sangat bergantung pada komitmen pemerintah daerah dalam menindaklanjuti hasil kajian tersebut. “Dokumen ini bukan hanya untuk disimpan, tetapi harus diterjemahkan ke dalam kebijakan dan program pembangunan daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono menyampaikan terima kasih kepada BPIW Kementerian Pekerjaan Umum atas dukungan dan kerja sama dalam penyusunan studi ICP in Java. Ia menyatakan kesiapan Pemkab Banyumas untuk memanfaatkan hasil studi tersebut sebagai dasar perencanaan pengembangan kawasan perkotaan Purwokerto.
“Kami berharap, hasil studi ICP in Java dapat menjadi landasan kuat dalam pengambilan kebijakan pembangunan perkotaan Purwokerto ke depan. Sehingga mampu mendorong penataan kota yang lebih terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan,” ungkap Sadewo.
Acara inti ditandai dengan prosesi Serah Terima Hasil Studi ICP in Java yang berlangsung khidmat. Prosesi ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam perencanaan pembangunan kawasan perkotaan. Setelah prosesi serah terima, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh pejabat dan undangan yang hadir. (abd/adf)










