PEMALANG, Joglo Jateng – Sering terjadinya banjir terutama di tiga desa di Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang mendapatkan bantuan pompa penyedot air dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat untuk penanggulangan banjir. Pompa tersebut memiliki daya sedot 150 liter/detik, dan diharapkan dapat mengatasi genangan air di sekitar pemukiman penduduk ketika banjir.
Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat mengatakan, pompa air dengan kapasitas besar ini diperoleh dari pengajuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang kepada BNPB pusat untuk penanganan bencana banjir tahunan di tiga desa di Kecamatan Ulujami. Bencana banjir tersebut datang karena air rob dari laut serta tinggi daratan lebih rendah dari pada muka air laut.
“Alhamdulillah kita bisa mendapatkan bantuan alat untuk menyedot air banjir, terutama di Kecamatan Ulujami dengan kapasitas yang besar dan konsumsi bahan bakar lebih hemat, yaitu 360 liter per tiga hari atau lima liter per jam. Diharapkan ini bisa terpelihara dalam jangka panjang sehingga ketika ada banjir bisa langsung digunakan,” ujarnya.
Selain bantuan tersebut, sebelumnya Pemkab juga telah memberikan bantuan pompa air kepada tiga desa di Kecamatan Ulujami. Namun daya sedotnya tidak besar, sehingga cukup lama untuk menyedot genangan air yang ada.
Karena bersifat portabel, pihaknya akan mengakomodasi anggaran untuk pembelian truk yang nantinya dijadikan kendaraan penarik pompa air ini beserta perlengkapannya. Sehingga ketika dibutuhkan dapat langsung digunakan tanpa ada kendala.
“Truk ini dibutuhkan untuk menarik pompa air tersebut, karena setelah dicoba saat ini belum ada kendaraan yang kuat. Jadi kita anggarkan dari anggaran APBD kabupaten. Harapan saya, alat ini dapat meringankan bencana banjir di Kecamatan Ulujami,” tuturnya. (fan/abd)










