PEMALANG, Joglo Jateng – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pemalang mulai sosialisasikan penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara online. Dengan menerapkan sistem zonasi ke satuan pendidikan dan desa. Kebijakan tersebut guna menyambut tahun ajaran baru 2022/2023. Yang diharapkan dapat meningkatkan angka anak lanjut sekolah di Pemalang.
Kepala Disdikbud Pemalang Abdul Rachman mengatakan, pihaknya akan menyosialisasikan dari tingkat terbawah yaitu desa. Langkah ini dilakukan setelah evaluasi PPBD online pada 2021 lalu. Di mana masyarakat masih kebingungan terkait sistem zonasi.
“Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Kemendikbudristekdikti) tentang Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2022/2023, itu hampir sama dengan tahun sebelumnya. Tapi kami sosialisasikan lagi agar masyarakat lebih paham dan nantinya dapat berjalan lebih lancar,” terangnya di Pemalang, Senin (7/3).
Ia menjelaskan, di 2021 lalu ada beberapa siswa asli Pemalang di perbatasan mendaftarkan diri ke sekolah di kabupaten tetangga. Hal tersebut terjadi karena mereka masuk dalam sistem zonasi. Padahal banyak sekolah di Pemalang yang masih bisa menampung siswa baru. Oleh karena itu pihaknya akan memaksimalkan semua lini dan perbaikan mutu pendidik di perbatasan.
“Kami banyak kecolongan di daerah perbatasan Pekalongan. Beberapa siswa diterima di sekolah kabupaten tetangga. Jadi antisipasinya sekarang kami akan maksimalkan perbaikan mutu pendidik. Agar dapat menarik minat masyarakat untuk mendaftar di Kabupaten Pemalang,” ujarnya.
Lebih lanjut, terkait jadwal pasti PPDB, pihaknya belum mengetahui pasti kapan akan dilaksanakan, karena masih menunggu dari pusat. Ia mengimbau untuk masyarakat, agar dapat bekerja sama meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Pemalang. (fan/all)










