Implementasi Peningkatan Karakter Siswa dengan Manasik Haji

SEMNAGAT: Para siswa saat melakukan kegiatan manasik haji di SMPN 3 Bantul, Jumat (3/3). (DOK. PRIBADI/JOGLO JOGJA)

SEKOLAH Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Bantul melaksanakan kegiatan manasik haji bagi siswa kelas 9 di lingkungan sekolah, Jumat (3/3). Hal ini sebagai bentuk implementasi peningkatan karakter bagi para siswa sekolah.

Kepala SMPN 3 Bantul Kusmiyati mengatakan, kegiatan manasik haji ini diikuti oleh 204 siswa dari kelas 9. Dengan adanya kegiatan itu, diharapkan bisa menguatkan karakter siswa dalam kegiatan keagamaan.

“Kegiatan manasik haji ini dibagai menjadi dua, waktu pagi yaitu bimbingan umrah dan siangnya haji. Semua siswa bisa menggunakan pakaian ikhrom, sesuai dengan apa yang dilakukan saat di tanah suci,” ungkapnya saat diwawancarai Joglo Jogja, Senin (6/3/23).

Sementara itu, Pengawas Pembina Pendidikan Agama Islam (PAI) Kementerian Agama Kabupaten Bantul Marhadi Fuad menambahkan, kegiatan manasik haji ini sangat bermanfaat, karena membuat siswa paham bagaimana menjalankan ibadah haji. Dirinya berharap, di tahun selanjutnya kegiatan itu bisa terlaksananya secara konsisten.

“Saya mengapresiasi kegiatan manasik haji yang dilakukan SMPN 3 Bantul. Diharapkan  dengan adanya kegiatan ini, bisa membekali siswa dalam haji dan umrah, agar nantinya siswa saat datang ke tanah suci bisa melaksanakan ibadah secara benar,” ungkapnya.

Guru PAI Mahfud Jauhari bersama Nur Fauzah menjelaskan, kegiatan manasik ini adalah agenda tahunan yang diadakan oleh sekolah. “Kita harap selain membekali tentang haji dan umrah secara teori dan praktik, kita berikan pengalaman yang berkesan dan berharga saat melaksanakan kegiatan manasik haji di SMPN 3 Bantul,” tuturnya.

Dalam melakukan manasik haji, dilibatkan wali kelas dan guru yang pernah ke tanah suci untuk bisa menjadi pendamping untuk siswa. Sehingga ilmu yang didapat saat haji ataupun umrah dapat tersalurkan kepada murid.

“Untuk pendamping sendiri ada 20 guru, sehingga tidak hanya guru PAI saja yang terlibat. Dari pendamping tersebut kita bagi dua untuk mendampingi siswa khusus putra maupun putri,” paparnya.

Siswa kelas 9c Nur Laila mengutarakan, dirinya sangat berterima kasih kepada sekolah yang telah mengadakan manasik haji. Karena kegiatan tersebut dapat membuatnya mengerti tentang bagaimana melaksanakan kegiatan  haji yang benar.

“Saya dan teman-teman sangat senang sekali. Kita dapat mempraktikkan manasik haji dengan baik, karena ada pendampingan dari para guru. Semoga saya bisa menjalankan ibadah haji sesungguhnya di tanah suci,” imbuhnya. (cr4/abd)