Satu Jemaah Haji asal Pemalang Meninggal Dunia

Bus Jemaah Haji Pemalang Kloter 38
RAMAI: Bus Jemaah Haji Pemalang Kloter 38 saat berangkat dari Pendopo Kabupaten Pemalang dengan diiringi pelepasan para pengantar yang ramai memenuhi jalanan, Kamis (8/6/23). (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pemalang mengonfirmasi satu jemaah haji lansia asal Kabupaten Pemalang dengan nomor kloter 37 meninggal dunia di Kota Madinah.  Dengan hal itu, maka dari 592 jemaah yang ada saat ini tinggal 591 jemaah yang masih akan melaksanakan ibadah haji.

Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Kemenag Pemalang Roziqub melalui Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Pemalang Amin Wijayanti. Dari laporan Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK), jemaah yang meninggal dunia itu atas nama Machmud (87) yang merupakan warga Dukun Kranggan, Desa Sewaka, Kecamatan Pemalang dengan nomor kloter 37 diberangkatkan pada 4 Juni lalu.

Dalam laporan tersebut, Machmud ditemukan tergeletak di kamar mandi sekitar pukul 01.30 waktu setempat.  “Konfirmasi TKHK ada satu jemaah yang meninggal dunia, pada dini hari waktu setempat. Jenazah langsung di semayamkan dan dikuburkan di kota suci seperti jemaah lainnya yang meninggal dunia,” ujarnya.

Sementara itu, Toto Suharto staf haji umroh Kemenag Pemalang menjelaskan, saat ini semua jemaah haji asal Pemalang berada di Hotel Arjwan Azzahabi Kota Madinah. Dengan keadaan seluruhnya sehat seperti saat pemberangkatan di Pemalang.

Walaupun begitu, melihat cuaca panas saat ini di Mekkah dan Madinah, TPHK terus mendampingi para jemaah agar tetap menjaga kesehatan mereka. Ia berharap, semua jemaah yang ada bisa lancar dalam beribadah dan selamat hingga pulang ke Pemalang nantinya.

“Kita berdoa bersama semua jemaah bisa beribadah dengan lancar tanpa ada kendala apa pun hingga pulang ke Pemalang dengan selamat,” pungkasnya. (fan/abd)