Pembangunan TPST di Pemalang Masuk Tahap Uji Coba

MENUMPUK: Sampah yang menggunung di jalanan Kelurahan Pelutan, Kecamatan Pemalang pada saat penanganan sampah belum dilakukan, beberapa waktu lalu. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemalang menyebut, pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di beberapa desa dan kecamatan saat ini dalam tahapan uji coba. Dengan persiapan pelatihan sumber daya manusia (SDM) pekerja, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang tengah mengebut program penanganan sampah agar dapat mulai beroperasi pada pekan depan.

Sekda Pemalang Heriyanto menyebutkan, pihaknya kini tengah melakukan pelatihan-pelatihan dalam rangka penyiapan tenaga kerja pengolah sampah di setiap TPST. Dengan bekerja sama di setiap desa dan kecamatan, dirinya ingin seluruh tempat di Pemalang memiliki TPST-nya sendiri, sehingga permasalahan sampah di wilayahnya bisa terselesaikan segera.

“Proses sekarang sedang dikebut, terutama penyediaan SDM pengolah sampah di setiap TPST. Karena beberapa belum terlatih maka butuh pelatihan,” terangnya, belum lama ini.

Beberapa tempat yang dalam waktu dekat akan di-launching atau mulai beroperasi yaitu Dukuh Kemirisewu, Desa Randudongkal, Kecamatan Randudongkal dan Desa Pedurungan, Kecamatan Pemalang. Dua tempat tersebut direncanakan mulai beroperasi pada pertengahan Agustus ini. Di mana sebelumnya, TPST Desa Penggarit, Kecamatan Taman serta di Kecamatan Comal telah melakukan produksi.

Selain penanganan di TPST, Sekda juga mengajak masyarakat agar mau bersama-sama menangani permasalahan sampah di lingkungan mereka masing-masing. Dengan cara termudah yaitu memilah dan memilih sampah rumah tangga yang dibuang setiap harinya.

Dijelaskan bahwa hal itu akan memudahkan para petugas sampah juga TPST pada saat mengolah sampah untuk menjadi bahan barang baru. “Kalau bisa masyarakat juga ikut bergerak tangani sampah. Agar proses produksi pengelolaan sampah di TPST bisa berjalan lebih lancar nantinya,” ucapnya. (fan/abd)