Selain Korea Selatan, pemerintah provinsi juga tengah menjajaki peluang kerja sama beasiswa dengan negara lain seperti Jerman, Turki, Mesir, dan Cina.
Sementara itu, Wakil Gubernur Taj Yasin menyampaikan bahwa beasiswa ini mencakup asrama, biaya hidup, dan asuransi kesehatan. Penerima beasiswa juga diperbolehkan bekerja sambil kuliah untuk menambah penghasilan.
Chesy Aisya Afitri, siswi kelas 11 SMKN 4 Semarang, menyambut antusias program ini. “Beasiswa ini keren banget, apalagi buat kami yang berasal dari keluarga sederhana. Saya ingin ambil jurusan komunikasi di Jerman atau Turki,” katanya.
Senada dengan Chesy, Mahesa Nur Iqbal juga mengapresiasi langkah Pemprov Jateng. “Ini akan sangat membantu masa depan kami,” ujarnya. (hms/rds)










