Pemkab Purbalingga Salurkan Dana Hibah Rp162 Juta untuk Penyandang Talasemia

SIMBOLIS: Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif di OR Graha Adiguna, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

PURBALINGGA, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga menyalurkan dana hibah senilai Rp162 juta kepada 87 penyandang Talasemia Mayor. Bantuan tersebut berasal dari APBD diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya penyandang talasemia.

“Kami dari Pemkab Purbalingga senang, karena dapat memberikan bantuan kepada para penderita talasemia di kabupaten. Artinya, dana APBD yang nilainya Rp162 juta ini bisa dialokasikan kepada yang membutuhkan,” kata Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif, belum lama ini.

Ia menegaskan, komitmen Pemkab untuk menjadikan bantuan ini sebagai program rutin tahunan, bahkan diupayakan agar nilainya terus meningkat dari tahun ke tahun. Tak hanya soal bantuan finansial, Bupati Fahmi juga menekankan, dukungan Pemkab Purbalingga akan terus berlanjut dalam aspek lain seperti penyediaan darah, obat-obatan, tenaga medi dan fasilitas layanan kesehatan yang memadai.

Selain itu, ia menyampaikan program Satu Desa Satu Mobil yang menjadi komitmen pemerintahan Fahmi-Dimas juga diharapkan dapat dimanfaatkan. Hal ini untuk mendukung mobilitas penyandang talasemia menuju rumah sakit, khususnya keperluan transfusi darah rutin.

“Kami dari Pemkab Purbalingga merasa penyandang talasemia ini harus bisa mendapatkan kesempatan yang sama, harus bisa mendapatkan fasilitas yang layak,” ungkapnya.

Pihaknya juga memberikan semangat kepada para penyandang talasemia dan keluarganya, agar tetap tabah dan kuat dalam menjalani proses pengobatan. Ia memastikan, mereka tidak berjuang sendirian karena ada dukungan dari keluarga, Perhimpunan Orang Tua Penyandang Thalassaemia Indonesia (POPTI) dan Pemkab.

Sementara itu, Ketua POPTI Purbalingga Akhmad Khamid Supriyono mengungkapkan, terima kasih kepada Pemkab Purbalingga atas perhatian yang diberikan secara rutin kepada para penyandang talasemia. Menurutnya, bantuan ini sangat membantu mendukung kebutuhan lauk pauk dan transportasi menuju rumah sakit yang dilakukan rata-rata tiga minggu sekali.

“Alhamdulillah, kita dapat bantuan dari Pemkab Purbalingga yang tujuannya agar bisa transfusi secara rutin dengan HB yang cukup tinggi minimal 7,5. Jangan lupa minum obat kelasi besi karena hanya itulah yang bisa membuat kuantitas dan kualitas anak kita akan lebih tinggi,” ucapnya. (abd/sam)